Inter akan menghadapi Club Brugge di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB. Laga ini menjadi kesempatan bagi tuan rumah untuk bangkit sekaligus memperbaiki catatan buruk yang mereka ukir dalam beberapa pertandingan terakhir.
Berdasarkan statistik resmi UEFA, Inter menelan enam kekalahan dari tujuh pertandingan terakhir di Liga Champions, dengan hanya satu kemenangan. Mereka juga mengalami tiga kekalahan kandang beruntun di kompetisi tersebut.
Rentetan tiga kekalahan itu menyamai catatan kekalahan beruntun terpanjang Inter di Liga Champions. Sementara itu, tiga kekalahan kandang berturut-turut menjadi rekor negatif tersendiri bagi Nerazzurri.
Inter Ingin Bangkit setelah Kalah dari Real Madrid
Perjalanan Inter di Liga Champions musim ini dimulai dengan hasil mengecewakan. Mereka kalah 1-2 dari Real Madrid pada pertandingan pembuka fase liga.
Hasil tersebut membuat duel melawan Club Brugge penting bagi Inter untuk memburu kemenangan dan membangun kembali kepercayaan diri. Bermain di Giuseppe Meazza juga memberi keuntungan tersendiri bagi tim asuhan Cristian Chivu.
Namun, status tuan rumah tidak serta-merta menjamin hasil positif. Catatan tiga kekalahan kandang beruntun menunjukkan bahwa Inter perlu tampil lebih solid di hadapan pendukung sendiri.
Meski sedang berada dalam tekanan, Inter memiliki statistik positif yang bisa menjadi modal. UEFA mencatat Nerazzurri memenangi 18 pertandingan Liga Champions terakhir ketika mereka unggul saat turun minum.
Catatan tersebut memperlihatkan pentingnya bagi Inter untuk memanfaatkan peluang dan menjaga keunggulan jika mampu mencetak gol lebih dahulu.
Club Brugge Bisa Merepotkan Inter
Club Brugge datang ke Milan dengan peluang untuk mencuri poin. Meski catatan mereka saat menghadapi klub Italia kurang meyakinkan, wakil Belgia itu tetap berpotensi menyulitkan tuan rumah.
Menurut statistik UEFA, Club Brugge hanya meraih dua kemenangan dalam 18 pertandingan terakhir melawan klub Italia. Mereka juga mencatat enam hasil imbang dan sepuluh kekalahan dalam periode tersebut.
Statistik itu menjadi modal bagi Inter untuk meningkatkan kepercayaan diri. Namun, rekor pertemuan melawan klub dari negara tertentu tidak menjamin hasil pertandingan kali ini.
Hal lain yang patut diperhatikan adalah jumlah gol dalam pertandingan Club Brugge. Sebanyak 16 laga terakhir mereka di Liga Champions menghasilkan total 66 gol, dengan rata-rata 4,13 gol per pertandingan.
Angka tersebut menunjukkan bahwa pertandingan Club Brugge belakangan cenderung menghasilkan banyak gol. Inter pun perlu menjaga keseimbangan antara agresivitas menyerang dan disiplin bertahan agar tidak kembali kehilangan poin.
Prediksi Skor Inter Milan vs Club Brugge
Inter memiliki keuntungan bermain di kandang dan motivasi besar untuk mengakhiri rentetan kekalahan. Namun, tekanan untuk segera bangkit bisa menjadi tantangan tersendiri bagi Nerazzurri.
Club Brugge berpeluang memanfaatkan situasi tersebut jika Inter kehilangan konsentrasi atau melakukan kesalahan di lini belakang. Karena itu, tuan rumah perlu bermain efektif dan tidak terburu-buru dalam membangun serangan.
Inter diprediksi tampil lebih agresif untuk mengamankan tiga poin. Jika mampu memaksimalkan peluang dan mencetak gol lebih dahulu, Nerazzurri berpeluang mengakhiri tren negatif mereka di Liga Champions.
Prediksi skor Medcom.id: Inter Milan 2-1 Club Brugge.