Cristiano Ronaldo (Foto: AFP/Marco Bertorello)
Cristiano Ronaldo (Foto: AFP/Marco Bertorello)

Lakukan Kesalahan Fatal, Ronaldo Disemprot Pirlo dan Capello

Patrick Pinaria • 10 Maret 2021 14:00
Turin: Cristiano Ronaldo dan Adrien Rabiot tengah menjadi sorotan. Kedua pemain tersebut banjir kritik lantaran gagal membawa Juventus lolos ke babak perempat final Liga Champions 2020--2021.
 
Salah satu kritik itu dilontarkan oleh mantan pelatih Juventus Fabio Capello. Ia meluapkan kekecewaannya kepada Ronaldo saat dipercaya menjadi pagar betis saat menghadapi Porto pada leg kedua babak 16-besar Liga Champions 2020--2021, Rabu 10 Maret dini hari WIB.
 
Tepatnya pada babak perpanjangan waktu. Saat itu, Ronaldo dan Adrien Rabiot ditunjuk sebagai pagar betis untuk menjaga tendangan bebas Sergio Oliveira pada menit ke-115. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat Oliveira melepaskan tendangan, Ronaldo justru memutar badan dan Rabiot melompat. Sebuah keputusan yang fatal karena bola pun akhirnya bebas meluncur ke gawang Juventus.
 
"Itu adalah kesalahan yang tidak bisa dimaafkan. Pada zaman saya, Anda menunjuk pemain menjadi pemain pagar betis yang bukan takut mengadang bola. Tetapi, Ronaldo dan Rabiot takut dan melompat jauh, membalikkan badan saat bola ditendang. Itu tidak bisa dimaafkan," ujar Capello.
 
Kritik Capello terhadap Ronaldo dan Rabiot itu pun diterima pelatih Juventus Andrea Pirlo. Ia mengaku kedua pemain tersebut sudah melakukan kesalahan fatal.
 
"Selama memilih pagar betis, belum pernah terjadi sebelumnya pemain memutar badan. Mungkin mereka merasa tendangannya dilesakkan dari jarak jauh sehingga mereka tidak merasa bahaya," kata Pirlo.
 
"Itu adalah kesalahan. Biasanya tidak terjadi. Para pemain tidak merasa situasi itu berbahaya dan bisa berpotensi gol," tambahnya.
 
Juventus sebetulnya mampu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-2. Hasil tersebut juga membuat kedua tim bermain imbang dengan agregat 4-4.
 
Sial bagi Juventus. Hasil tersebut tidak cukup membawa Juventus lolos ke perempat final karena mereka kalah jumlah gol tandang dari Porto. (Football Italia)
 
(ASM)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif