Gelandang Bayern Munchen, Joshua Kimmich, berduel dengan gelandang PSG, Senny Mayulu (AFP/Anne-Christine Poujoulat)
Gelandang Bayern Munchen, Joshua Kimmich, berduel dengan gelandang PSG, Senny Mayulu (AFP/Anne-Christine Poujoulat)

Bayern Munchen

Kimmich Kaget Laga PSG Vs Bayern Hasilkan 9 Gol

Gregorius Gelino • 30 April 2026 02:07
Ringkasnya gini..
  • Kimmich sudah memprediksi laga melawan PSG akan berlangsung dengan tempo tinggi, tapi tak menyangka Bayern kebobolan lima gol.
  • Kimmich merasa Bayern memulai laga dengan baik dan bisa unggul lebih dulu atas PSG.
  • Tapi Kimmich kecewa karena Bayern membiarkan PSG bangkit dan meraih kemenangan.
Paris: Gelandang Bayern Munchen, Joshua Kimmich, mengaku terkejut dengan hasil laga antara timnya dengan PSG. Seperti diketahui, PSG berhasil mengalahkan Bayern dengan skor 5-4 pada leg pertama semifinal Liga Champions yang digelar Rabu, 29 April.

Prediksi Tempo Tinggi

Kimmich sebenarnya sudah memprediksi laga melawan PSG akan berjalan dengan tempo tinggi. Tapi, Kimmich tak menyangka jika Bayern akan kebobolan lima gol dan sembilan gol tercipta dalam satu pertandingan.
 
"Saya pikir seperti prediksi pertandingan ini akan berjalan cepat, tapi saya tidak menyangka akan berjalan seterbuka ini. Rasanya aneh karena kami kalah dengan selisih satu gol," ujar Kimmich di situs resmi klub.

Bayern Biarkan PSG Bangkit

Kimmich merasa Bayern sebenarnya memulai laga dengan baik. Namun mereka membiarkan PSG bangkit dan sempat tertinggal tiga gol sebelum akhirnya bisa memangkas ketinggalan menjadi satu gol saat peluit panjang dibunyikan.
 
"Kami sempat tertinggal tiga gol, tapi bisa bangkit, dan merasa bisa menyamakan skor. Menjelang akhir laga, Paris terlihat kelelahan, para pemain mereka mengalami kram dan mencoba mengulur waktu," jelasnya.

Baca juga: Kompany akan Perbaiki Pertahanan Bayern Jelang Leg Kedua Lawan PSG

"Setelahnya, mereka bermain lebih baik dan sangat menyebalkan karena kami kebobolan lewat bola mati lagi, kami tidak bisa membiarkan itu terus terjadi. Tapi kami menunjukkan reaksi bagus," urainya.

"Kami merasa punya peluang menang. Sejujurnya, saya merasa kami lebih baik dalam 15 hingga 20 menit awal dan kami perlu mencetak gol kedua, tapi malah membiarkan Paris kembali ke pertandingan akibat kesalahan saat membangun serangan," pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan