Dalam laga yang berlangsung di Spotify Camp Nou, Kamis 9 April 2026 dini hari WIB, Barcelona menyerah 0-2 oleh tim tamu. Pelatih Barcelona Hansi Flick menyampaikan kegeramannya terhadap kepemimpinan wasit Istvan Kovacs, yang dianggap mengabaikan insiden krusial tersebut di lapangan.
Melihat kejadian tersebut para petinggi klub tidak tinggal diam. Pada Kamis waktu setempat, Barcelona resmi mengumumkan bahwa mereka telah mengajukan keluhan kepada UEFA terkait insiden dalam pertandingan tersebut.
Kronologi Insiden Kotak Penalti
Momen kontroversial terjadi saat kiper Atletico, Juan Musso, hendak mengambil tendangan gawang di babak kedua dan mengirimkan bola kepada Marc Pubill. Namun, Pubill justru menghentikan bola dengan tangan di dalam area kotak enam yard, seolah ingin melakukan tendangan gawang tersebut sendiri.Meski pihak Barcelona menilai tindakan tersebut melanggar aturan permainan, wasit tetap tidak menunjuk titik putih atau memberikan sanksi kartu kepada Pubill. Hansi Flick bahkan secara terbuka melontarkan kritik pedas terhadap efektivitas penggunaan teknologi asisten wasit video (VAR) dalam konferensi pers usai laga.
Pernyataan Resmi Penolakan UEFA
“Setelah melalui proses tinjauan, Badan Kontrol, Etik, dan Disiplin UEFA menyatakan bahwa protes yang diajukan Barcelona pada 10 April tersebut tidak dapat diterima. Pernyataan resmi federasi yang dirilis pada Senin (13/4/2026) tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai alasan teknis penolakan tersebut,” tulis pernyataan resmi UEFA.Keputusan ini bersifat final dan memastikan keunggulan agregat 2-0 bagi Atletico Madrid tetap terjaga. Pengajuan protes oleh pihak klub kini dinilai hanya bersifat formalitas administratif, mengingat otoritas sepak bola Eropa jarang mengubah keputusan teknis yang telah ditetapkan wasit di tengah pertandingan.
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News