Marselino sebelumnya resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Persija pada hari terakhir bursa transfer Super League 2026/27, Rabu, 23 September 2026.
Kedatangan Marselino menjadi bagian dari upaya Persija memperkuat skuad untuk menghadapi persaingan Super League 2026/2027. Namun, pemain berusia 22 tahun itu belum dapat langsung bergabung dalam latihan karena masih menjalani program rehabilitasi di Spanyol.
Marselino Diperkirakan Kembali dalam 2-3 Bulan
Shin Tae-yong memperkirakan Marselino baru dapat bergabung dalam latihan di Persija Training Ground dalam dua hingga tiga bulan mendatang. Dengan perkiraan tersebut, pemain kelahiran Jakarta itu berpeluang mulai berlatih bersama tim pada akhir November atau awal Desember.
“Marselino saat ini sedang menjalani rehabilitasi dengan sungguh-sungguh. Mengenai kapan dia akan kembali, saya sendiri belum bisa memastikan tanggal pastinya. Jika berjalan lancar, mungkin sekitar bulan November atau Desember, antara akhir November hingga awal Desember,” kata Shin Tae-yong dikutip dari laman resmi I.League pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Saat ini, Marselino masih berada di Spanyol untuk menjalani program rehabilitasi. Persija memilih melanjutkan proses tersebut di sana setelah mempertimbangkan program pemulihan yang sudah dijalani sang pemain sebelum bergabung dengan klub.
Pelatih asal Korea itu juga memastikan Persija terus menerima laporan mengenai perkembangan kondisi Marselino. Klub juga tidak ingin terburu-buru membawa pemain tersebut kembali ke latihan tim sebelum kondisinya benar-benar siap.
“Bahkan sebelum menandatangani kontrak, dia sudah menjalani program pemulihan di dalam sistem yang bagus di sana (Spanyol). Jadi, setelah kami menerima laporan dan mempertimbangkannya, kami memutuskan memang lebih baik dia melakukannya di sana,” ujar Shin.
“Karena saat ini program rehabilitasinya belum berada di tahap untuk bergabung dengan latihan tim, maka lebih baik dia tetap di sana,” sambungnya.
Debut Marselino Masih Bergantung Kondisi Fisik
Shin Tae-yong menegaskan waktu kembalinya Marselino ke pertandingan tidak hanya ditentukan oleh selesainya program rehabilitasi. Kondisi kebugaran dan kesiapan fisik dari pemain berusia 22 tahun itu juga menjadi pertimbangan utama sebelum mendapat kesempatan tampil.
Pelatih berusia 55 tahun itu juga menilai tekad dan kemauan Marselino akan berperan dalam proses pemulihannya. Sang pemain harus terlebih dahulu mencapai tingkat kebugaran yang dibutuhkan sebelum kembali bermain bersama Persija.
“Itu tergantung pada tekad dan kemauan dari dirinya sendiri. Level kebugarannya harus meningkat terlebih dahulu agar bisa bermain. Dia tidak bisa bermain hanya bermodalkan nama besarnya saja,” tegas Shin.
Dengan kondisi tersebut, Marselino berpotensi baru menjalani debut bersama Persija pada putaran kedua Super League 2026/2027. Persija akan menunggu hingga kondisi mantan pemain KMSK Deinze tersebut benar-benar siap sebelum menurunkannya dalam pertandingan
(Muhammad Zaidan Rizky)