Sebastian Vettel. (DOUGLAS MAGNO / AFP)
Sebastian Vettel. (DOUGLAS MAGNO / AFP)

Teka-teki Masa Depan Vettel setelah Tinggalkan Ferrari

Olahraga F1 2020
Kautsar Halim • 13 Mei 2020 21:40
Jakarta: Juara dunia F1GP empat kali Sebastian Vettel dipastikan berpisah dengan tim Ferrari pada akhir musim 2020. Itu terjadi karena negosiasi perpanjangan kontraknya menemui jalan buntu.
 
Dengan talenta yang dimilikinya, Vettel pasti jadi rebutan tim-tim lain. Tapi, pembalap asal Jerman tersebut belum mau berbicara tentang masa depannya sampai dengan saat ini.
 
Akhirnya, para pengamat dan tokoh F1 yang mencoba memprediksi masa depan Vettel. Ada yang bilang dia cocok untuk tim Mercedes, Renault atau Mclaren dan terdapat juga yang beropini Vettel memilih pensiun.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mantan pembalap F1 Pedro de la Rosa termasuk orang yang mendukung Vettel berlabuh ke Mercedes. "Bagi saya, sudah jelas Vettel bakal melanjutkan kariernya bersama Mercedes.
 
Pernyataan De la Rosa menjadi masuk akal karena bos Mercedes Toto Wolff mengklaim bahwa Vettel sebagai aset semua tim F1. Terlebih lagi, itu disampaikannya tidak lama setelah munculnya pengumuman resmi nasib Vettel bersama Ferrari.
 
"Jika berpikir tentang masa depan, loyalitas utama kami tentu untuk pembalap Mercedes saat ini. Tapi tentunya, kami harus mempertimbangkan perkembangan ini (status berakhirnya kerja sama Vettel dengan Ferrari," ujar Wolff.
 
Pengamat F1 Marc Surer turut mendukung Vettel ke Mercedes. Menurutnya, itu bakal sangat bagus untuk sektor finansial tim,
 
"Jika melirik sisi pemasaran, saya pikir itu (kepindahan Vettel ke Mercedes) adalah terbaik yang bakal terjadi. Jika saya bos Mercedes, pasti langsung memberi Vettel penawaran," tutur Surer.
 
Lain hal dengan pendapat mantan pembalap Christian Danner. Berbicara kepada RTL, dia beranggapan McLaren dan Renault bukan tim yang cocok untuk vettel. Selain itu, Vettel disebutnya berada di momen yang tepat untuk pensiun.
 
"Dia (Vettel) sudah terlalu lama berada di rumah karena pandemi virus korona dan mungkin saja butuh waktu lebih lama bersama keluarganya," ujar Danner.
 
"Mclaren dan Renault bukan tim yang tepat untuknya melangkah. Dia bakal makin kesulitan untuk menjadi juara dunia lagi, setidaknya untuk satu hingga dua tahun ke depan. Jika sudah dua musim ke depan gagal, saya tidak yakin dia masih mau bersaing," tambahnya.
 
Mantan tim Vettel, Red Bull, sempat santer dirumorkan bakal memanfaatkan situasi ini. Tapi, mereka malah menampiknya karena sudah memiliki Max Verstappen dan Alex Albon.
 
"Sebastian bakal kembali balapan jika mendapat tawaran dari tim yang tertarik merekrutnya berdasarkan sudut pandang olahraga. Sayangnya, kami di Red Bull belum siap untuk itu," kata penasihat tim Red Bull Dr Helmut Marko.
 
"Kami punya calon juara dunia Max Verstappen dan juga pembalap muda Alex Albon yang progresnya makin bagus," tambahnya.
 
Vettel sudah lima tahun membela Ferrari (2015-2020), tapi selalu gagal menjadi juara dunia. Prestasi empat gelar juara dunia miliknya itu hanya mampu diraih ketika membela Red Bull dalam kurun waktu 2009-2014. Sebelumnya, Vettel juga pernah membela tim Toro Rosso dan BMW Sauber.(grandprix.com)

 

(KAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif