Kegagalan tersebut ternyata tak membuat Hamilton patah arang. Ia justru mengaku telah menikmati persaingannya dengan sejumlah pembalap pada balapan tersebut. Khususnya dengan dua pembalap Ferrari, Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen. Untuk itu, tiga kali juara dunia itu berharap bisa menikmati balapan serupa pada seri kedua GP Bahrain, Minggu 3 April.
"Saya senang mendengar prediksi adanya persaingan ketat yang lebih seperti di Melbourne. Kami tahu akan ada perlawanan sengit pada akhir pekan ini dari Ferrari. Mereka punya kesempatan menjadi terdepan pada balapan nanti," ujar Hamilton.
"Saat ini, kami benar-benar tidak tahu sesuatu yang akan terjadi di depan. Hal itu akan membuat balapan semakin menarik. Bahrain menjadi balapan menghibur selama dua musim terakhir. Sehingga saya pikir balapan kali ini juga akan menarik seperti sebelumnya," tambahnya.
Performa dua pembalap Ferrari, Vettel dan Raikkonen memang impresif pada balapan di Australia. Mereka sempat bersaing dalam posisi empat besar dengan duo pembalap Mercedes ketika itu.
Hingga akhirnya, Rosberg dan Hamilton mampu mengalahkan mereka dengan menempati peringkat pertama dan kedua. Sedangkan, Sebastian Vettel harus puas finis di posisi ketiga. Namun, rekan setimnya Raikkonen harus gagal finis karena mengalami insiden pada putaran ke-21. (NST)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News