Rio menyelesaikan balapan di Sirkuit Baku City dengan finis di urutan ke-18. Posisi tersebut merupakan urutan paling belakang karena empat pembalap lainnya tidak dapat menyelesaikan lomba.
Rio cukup menyesal dengan hasil itu karena sempat memulai start dengan baik dari urutan ke-17. Tren negatif itu tak terhindarkan karena Rio mengalami insiden pada awal balapan.
"Ini bukan hari yang baik untuk saya. Sayap depan mobil sempat rusak akibat insiden di tikungan pertama itu, dan saya pun terpaksa masuk pit pada pengujung lap pertama," ujar Rio seusai balapan.
"Proses pergantian sayap itu tentu memerlukan waktu lama hingga akhirnya membuat saya berada di posisi paling belakang ketika melanjutkan balapan," tambahnya.
Pembalap Mercedes Nico Rosberg berhasil menjadi yang tercepat di ajang GP Eropa ketika melahap 51 putaran Sirkuit Baku City dengan catatan waktu 1 jam 32 menit 52.366 detik. Sementara itu, Rio finis di urutan ke-18 dengan selisih dua kali overlap dari Rosberg.
Satu-satunya tren positif Rio sempat didapat ketika menyelesaikan sesi kualifikasi dengan waktu terbaik 1 menit 45.665 detik. Torehan itu berhasil membuatnya berada di urutan ke-17 ketika memulai start.
"Meski demikian saya harus tetap berpikir positif karena sudah melewati sesi kualifikasi dengan sangat baik. Kemudian, saya juga berhasil menyelesaikan balapan dengan baik. Hasil itu sudah cukup bagus," tandas pembalap kelahiran Surakarta itu.
Rekan setim Rio, Pascal Wehrlein merupakan salah satu pembalap yang gagal finis di ajang GP Eropa. Selain dia, masih ada Fernando Alonso, Carlos Sainz dan Daniil Kvyat. Kegagalan Pascal lebih disebabkan karena permasalahan rem. (RO)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News