Berdasarkan data yang dirangkum Pirelli, bahwa aksi menyusul yang tercatat sepanjang musim kompetisi 2016 cukup banyak. Yaitu mencapai angka 866 kali. Angka sebanyak itu tidak memasukkan manuver menyusul dengan cara overlap atau unlapping. Juga tak menghitung aksi menyusul saat pembalap lain masuk pit stop, atau terjadi masalah teknis.
Aksi susul yang terhitung ini murni dari hasil aksi saling susul berebut possi di depannya. Total jumlah tersebut memiliki persentase 41,2 per balapan sepanjang musim.
Untuk aksi manuver menyusul yang paling banyak dalam kondisi trek kering terdapat di F1 Cina dengan total 128 kali menyusul. Balapan ini dimenangi oleh Nico Rosberg yang memimpin balapan dengan cukup baik. Kemudian dalam trek basah, terdapat di F1 Brasil dengan jumlah 64 kali yang akhirnya dimenangi oleh Lewis Hamilton.
Sementara jumlah aksi menyusul dalam trek kering adalah di F1 Hongaria dengan jumlah 10 kali saja. Balapan ini dimenangi oleh Hamilton dan memang salah satu seri yang kategori menyusulnya sangat minim. Selain karena profil sirkuit yang sempit, juga karena layout dan handycap yang butuh konsistensi pembalap mempertahankan jalur ketimbang memikirkan cara menyusul lawan.
Adapun tim yang paling banyak melakukan aksi menyusul adalah tim Red Bull dengan total jumlah 136 kali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News