"Kami mohon maaf, kami tidak bisa membantu secara maksimal," kata Cak Imam, sapaan akrabnya, usai mengukuhkan 320 Kader Pemuda Anti Narkoba Jawa Timur, di Gedung Negara Grahadi, Jumat (22/7/2016).
Meski demikian, kata Cak Imam, pemerintah sudah meminta kepada Badan Usaha Milik Negara dan pihak legislatif untuk membantu Rio dengan mengeluarkan dana menjadi sponsor Rio selama membalap. "Tapi usaha itu belum berhasil, saat baru Pertamina yang menjadi sponsor Rio," katanya.
Menurut Cak Imam, minimnya sponsor itu lebih disebabkan Manor Racing belum mampu menjelaskan keuntungan yang didapat pihak swasta apabila berani mendukung Rio. "Jadi sponsor melihat apa yang mereka dapatkan bila mendukung Rio. Jadi, mungkin itu yang membuat belum ada sponsor untuk Rio," papar Imam.
"Kami sudah pasrahkan ke Manor untuk kelangsungan Rio," tambahnya.
Dengan adanya kabar ini, keikutsertaan Rio Haryanto di ajang F1 2016 terancam terhenti setengah musim atau seusai GP Hungaria, Minggu 24 Juli mendatang. Itu terjadi karena Rio belum membayar kekurangan dana sekitar 7 juta euro (sekitar Rp 101 miliar) dari 15 juta euro (sekitar Rp 218 miliar) yang diminta Manor Racing sebagai biaya balapan satu musim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News