Circuit de Monaco merupakan jalanan umum yang disulap menjadi lintasan balap. Treknya hanya terdiri dua lintasan dan berada di sepanjang jalan Monte Carlo dan La Condamine. Sirkuit itu terbentang indah di sekitar pelabuhan dan terkenal memiliki tikungan yang tajam.
Rosberg memang terbukti sebagai salah satu jagoan di sirkut tersebut. Itu terbukti karena sudah tiga seri GP Monaco yang ia menangi dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan ini.
Tahun lalu Rosberg berhasil finis paling depan dengan catatan waktu 1 jam 49 menit 18.420 detik. Sebastian Vettel yang sempat menjadi lawan terberatnya saat itu, finis di urutan kedua dengan selisih waktu 5.486 detik. Sayang, Hamilton yang merupakan juara dunia tahun lalu malah finis di posisi ketiga.
Jika Rosberg mampu berada di podium pertama lagi pada tahun ini, artinya prestasinya sudah menyamai rekor legenda F1, Ayrton Senna. Sebelumnya, Senna berhasil mengukuhkan gelar juara GP Monaco yang keempat kalinya pada 1990.
"Ini adalah balapan di markas saya. Apartemen saya berada di sini dan saya memang ingin menghabiskan hidup di sini. Jadi, ini adalah tempat yang istimewa bagi saya," kata Rosberg
"Jika ada satu balapan yang harus dimenangkan, maka itu adalah di Monaco. Kombinasi semua hal yang ada di sini telah membuatnya menjadi balapan yang paling istimewa," tambah pembalap asal Jerman tersebut. (f1i.com/wikipedia)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News