Alonso memberikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers menjelang Grand Prix Singapura, Kamis (8/10/2026). Ketika ditanya mengenai kemungkinan mengikuti Dakar, juara dunia Formula 1 dua kali itu mengaku tidak yakin dapat menjalankan dua program sekaligus.
"Tidak, saya rasa itu tidak mungkin. Secara fisik, hampir mustahil menjalankan dua program seperti kejuaraan Formula 1 dan Dakar Rally secara bersamaan," kata Alonso, dikutip GPblog.
Alonso Pernah Ikuti Dakar
Alonso bukan sosok yang asing dengan ajang balap di luar Formula 1. Ia pernah mengikuti Dakar pada 2020 bersama Toyota dengan Marc Coma sebagai navigator.
Dalam debutnya tersebut, Alonso dan Coma mampu menyelesaikan reli gurun itu di posisi ke-13 secara keseluruhan. Pengalaman tersebut kemudian membuat rumor mengenai kemungkinan kembalinya Alonso ke Dakar kembali menarik perhatian.
Spekulasi semakin menguat setelah Alonso memastikan dirinya tetap bersama Aston Martin untuk musim Formula 1 2027.
Alonso sebelumnya juga sempat memberikan sinyal bahwa dirinya masih tertarik menjalani tantangan baru di luar Formula 1.
Alonso Tak Ingin Setengah-Setengah
Alonso menegaskan dirinya tidak menutup kemungkinan mencoba ajang balap lain pada masa depan. Salah satunya adalah GT3, kategori yang hingga kini belum pernah ia jajal.
Namun, pembalap Spanyol itu menilai setiap tantangan membutuhkan persiapan matang.
"Saya belum pernah mencoba GT3. Anda membutuhkan persiapan yang sangat besar. Karena saya pernah cukup kompetitif di masa lalu, orang-orang mungkin menganggap tantangan tersebut mudah," ujarnya.
Menurut Alonso, setiap proyek balap membutuhkan persiapan, tekad, dan keberuntungan untuk mencapai hasil maksimal.
"Ini membutuhkan banyak persiapan, banyak tekad, dan banyak keberuntungan untuk meraih kesuksesan," kata Alonso.
Ia pun menegaskan tidak ingin membiarkan rumor berkembang jika suatu saat benar-benar mengambil tantangan baru.
"Ketika saya menjalani tantangan berikutnya, saya akan mengumumkannya. Itu bukan rumor, tetapi saya sendiri yang akan mengumumkannya. Itu akan dilakukan karena persiapannya sudah cukup dan risikonya layak diambil," tutur Alonso.
Rumor Alonso ke Dakar 2027
Pernyataan Alonso muncul setelah rumor mengenai comeback-nya ke Dakar 2027 menguat.
Sejumlah laporan menyebut Alonso diproyeksikan mengikuti Dakar dengan mobil berbasis Dacia Sandrider yang dikelola Prodrive dan akan membawa identitas Aston Martin. Ia juga dikabarkan kembali berduet dengan Marc Coma, seperti ketika mengikuti Dakar 2020.
Autosport bahkan melaporkan kesepakatan untuk program tersebut telah tercapai sejak Agustus dan baru belakangan bocor ke media. Laporan tersebut menyebut Aston Martin bersedia mendukung Alonso untuk menjalankan program Dakar sekaligus tetap membalap di Formula 1 pada 2027.
Karena itu, pernyataan Alonso mengenai sulitnya menjalankan dua program belum bisa diartikan sebagai pembatalan Dakar 2027.
Untuk saat ini, Alonso baru menegaskan bahwa secara fisik menjalankan Formula 1 dan Dakar secara bersamaan merupakan tantangan yang hampir mustahil. Sementara itu, laporan mengenai rencana comeback ke Dakar masih terus berkembang.