Sean Gelael (dok. Sean gelael)
Sean Gelael (dok. Sean gelael)

Sean Gelael Ambil Keputusan Berani dengan Mundur dari Balapan di Silverstone

Olahraga sean gelael
Gregorius Gelino • 14 Juli 2019 11:46

Sean yang merasa dirugikan dengan keputusan steward balapan pada free practice memilih mundur dari balapan Silverstone.


Silverstone: Pembalap Indonesia Sean Gelael mengambil keputusan berani dengan menyatakan mundur dari balapan Formula 2 di Silverstone Inggris pada akhir pekan ini. Sikap ini diambil sebagai bentuk respons atas keputusan penyelenggara balapan yang kerap kali merugikan pembalap Indonesia ini.
 
Jelang balapan di Silverstone, Sean kembali diperlakukan dengan hukuman yang berlebihan dari steward balapan. Semua bermula dari insiden di free practice Jumat, 12 Juli.
 
Pembalap tim Pertamina Prema Racing ini, sedang melakukan "hot lap". Namun, lajunya terhadang oleh Louis Deletraz di tikungan enam. Karena sedang melaju kencang tentu saja Sean berhak untuk tetap tancap gas, dan mestinya justru Deletraz yang sedang melakukan slow lap memberi jalan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sean maupun Deletraz dipanggil steward yang menilai adanya insiden. Saat menanti proses, pihak Deletraz dan tim Carlin meminta maaf kepada Sean dan tim PREMA Racing dan ini pun diterima dengan baik.
 
Akan tetapi, Sean dan Tim Pertamina Prema Racing justru dikejutkan dengan keputusan steward. Pembalap yang didukung Jagonya Ayam KFC Indonesia ini, justru dianggap bersalah atas insiden itu. Sean pun terkena dua poin penalti dan reprimand (peringatan keras).
 
Padahal, akibat insiden itu mobil Sean rusak dan dia kehilangan track time signifikan yang berdampak pada hasil kualifikasinya yang P18, karena dia belum beradaptasi dengan aspal baru Silverstone. Itu saja sesungguhnya sudah "penalti" tersendiri buat Sean dan tim.
 
Yang lebih mengecewakan lagi, Sean mendapat tambahan penalti dengan menghukum Sean mundur tiga grid pada balapan. Alasannya, setelah mempelajari video lebih seksama Sean dianggap benar-benar membuat kesalahan karena salah mengantisipasi tikungan.
 
Atas sanksi ini, Sean mengambil sikap untuk mundur dari balapan Silverstone. Pihak motorhome PREMA pun bisa memahami keputusan berani yang diambil Sean Gelael.
 
Bagi pembalap terkena penalti dan peringatan keras itu biasa. Bahkan seorang juara dunia pun pernah menerimanya. Namun, apa yang terjadi di Silverstone memang sangat berlebihan dan melebihi batas kewajaran.
 
Keputusan merugikan bukan kali ini saja yang diterima Sean. Sebelumnya yang paling terasa adalah di Monte Carlo, Monako. Waktu itu Sean yang berpeluang naik podium karena race dihentikan, malah dianggap tertinggal 1 lap. Buntutnya, jangankan podium, finis di lima besar pun mustahil karena di Monte Carlo menyusul adalah hal sulit.
 
"Kami sedih melihat Sean terpaksa mengambil keputusan tersebut, namun kami menghormatinya," kata Rene Rosin, Team Principal PREMA Racing.
 
Video: Inter Milan Resmi Dapatkan Nicolo Barella
 

 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif