Nama engineer asal Indonesia mejeng di mobil F1 Cadillac (Dok. F1)
Nama engineer asal Indonesia mejeng di mobil F1 Cadillac (Dok. F1)

Ada Nama Engineer Indonesia Mejeng di Mobil F1 Cadillac, Ini Sosoknya

Muhammad Syahrul Ramadhan • 15 Januari 2026 10:40
Jakarta: Dunia balap Formula 1 tengah dihebohkan dengan kemunculan tim baru yang sangat ambisius, Cadillac F1 Team. Namun, bagi masyarakat Indonesia, ada satu detail yang jauh lebih emosional dan membanggakan di balik peluncuran livery khusus mereka untuk sesi Barcelona Shakedown. 
 
Di antara deretan nama yang terpampang di badan mobil tersebut, terpampang jelas nama seorang putra bangsa yaitu, Stephanus Widjanarko.
 
Keterlibatan Stephanus Widjanarko sebagai salah satu engineer dalam proyek global ini menjadi bukti nyata bahwa talenta desain dan teknik dari Tanah Air mampu menembus kasta tertinggi dunia otomotif internasional.

Melansir laman resmi F1, Cadillac baru saja memperkenalkan livery edisi khusus yang akan digunakan pada sesi shakedown di Barcelona akhir Januari 2026. Berbeda dengan desain balap pada umumnya, livery ini membawa konsep monokrom dengan pola geometris yang elegan namun misterius.

Ada Nama Engineer Indonesia: Stephanus Widjanarko

Salah satu fakta paling menarik dari desain ini adalah pencantuman nama-nama "Founding Members" atau anggota pendiri tim yang berasal dari Amerika Serikat dan Inggris. Stephanus Widjanarko, yang merupakan insinyur berpengalaman asal Indonesia, menjadi bagian dari sejarah penting ini. Namanya bersanding dengan para ahli teknologi kelas dunia lainnya yang membangun fondasi tim Cadillac dari nol.
 
Ada Nama Engineer Indonesia Mejeng di Mobil F1 Cadillac, Ini Sosoknya
(Nama engineer asal Indonesia Stephanus Widjanarko. Dok. F1) Livery yang diperlihatkan di Barcelona merupakan desain satu kali pakai (one-off livery). Desain ini menggunakan kombinasi tekstur glossy dan matte serta logo Cadillac berukuran besar di bagian belakang untuk menyamarkan detail aerodinamika mobil agar tidak dicontek oleh tim pesaing.
 
Mark Reuss, Presiden General Motors, menyatakan bahwa livery pengujian ini merupakan perpaduan antara warisan desain Detroit dan kekuatan tim global Cadillac F1. Strategi ini diambil untuk menjaga rahasia teknis sebelum mereka meluncurkan livery resmi musim 2026 pada ajang Super Bowl, 8 Februari mendatang.
 
Setelah sesi pengujian di Barcelona (26-30 Januari), Cadillac akan segera bertolak ke Bahrain untuk tes pramusim resmi sebelum memulai putaran pertama di Australia pada bulan Maret. Penggemar otomotif di Indonesia kini memiliki alasan tambahan untuk mendukung tim Cadillac, yaitu melihat hasil karya nyata dari seorang insinyur asal tanah air yang berjuang di barisan depan inovasi Formula 1.
 
(Fany Wirda Putri)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan