Jakarta: Pembalap F1 asal Thailand, Alex Albon resmi memperpanjang kontrak berdurasi satu tahun bersama Williams Racing.
Kesepakatan tersebut membuat Albon menjadi salah satu pembalap dengan masa pengabdian terlama dalam sejarah Williams setelah pertama kali bergabung pada 2022.
Keputusan Albon bertahan sempat menjadi tanda tanya menyusul performa Williams yang menurun cukup drastis pada musim ini. Padahal, tim tersebut mampu membuat kejutan pada F1 2025 dengan finis di posisi kelima klasemen konstruktor.
"Transformasi yang dialami tim ini sulit diungkapkan dengan kata-kata," ujar Albon yang kini berusia 30 tahun.
"Satu musim yang sulit tidak menggambarkan cerita secara keseluruhan. Hal ini justru memberi saya motivasi ekstra untuk terus membangun dan berjuang bersama tim dan para fans demi meraih hal-hal besar,” sambungnya.
Keputusan Albon untuk melanjutkan kerja sama juga tidak terlepas dari kondisi pasar pembalap. Dengan peluang bergabung ke empat tim papan atas yang relatif terbatas, pilihan Albon untuk bertahan di Williams dinilai lebih menjanjikan dibandingkan berpindah ke tim papan tengah lainnya.
Albon juga mendapatkan keuntungan dari kontrak berdurasi satu tahun. Kesepakatan tersebut memberikan fleksibilitas bagi sang pembalap untuk mempertimbangkan opsi lain apabila Williams belum mampu menunjukkan perkembangan signifikan pada musim 2027.
Di sisi lain, Prinsipal Tim Williams, James Vowles menyambut positif keputusan Albon. Ia menilai pembalap tersebut merupakan bagian penting dalam proses transformasi Williams.
"Alex telah menjadi pemimpin proyek transformasi ini sejak hari pertama, dan kami masih memiliki banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Penandatanganan ulang ini membuktikan keyakinan kuat kami berdua terhadap arah masa depan tim ini," tegas Vowles.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan