Posisi ini bisa jadi menyakitkan Rosberg. Pasalnya, pembalap asal Jerman tersebut sempat memimpin klasemen pada awal musim.
Akan tetapi, hasil ini tak lantas mematahkan semangat Rosberg. Ia tetap optimistis bisa merebut kembali posisi puncak klasemen dari Hamilton.
"Satu fakta adalah saya bisa mengalahkan ia ketika saya tampil impresif dalam beberapa perlombaan. Tetapi, ada satu kenyataan adalah dia juga sudah mengalahkan saya selama dua musim beruntun. Posisinya sekarang sudah berada di atas saya. Itu berarti ia sudah tampil sangat baik," ujar Rosberg.
"Tetapi, kami masih memiliki perjalanan panjang pada ajang balap ini. Kami masih memiliki separuh musim dan kami memiliki selisih poin yang sangat dekat sehingga kami masih memiliki pertempuran yang baik hingga akhir musim," lanjutnya.
"Saya hanya ingin mengalahkannya sebanyak mungkin dalam beberapa balapan ke depan. Kemudian, kami akan melihat ke depan hasil terakhirnya," tutur Rosberg.
Rosberg berpeluang besar untuk mengkudeta posisi Hamilton pada akhir pekan ini. Sebab, Hamilton terancam mendapat penalti sebanyak 20 tempat pada GP Belgia, Minggu 28 Agustus. Ancaman itu menghantui Hamilton karena sang pembalap dikabarkan harus mengganti dua bagian mesin pada mobil. (F1.co.uk)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News