Chief Executive Honda, Takahiro Hachigo. (Kazuhiro NOGI / AFP)
Chief Executive Honda, Takahiro Hachigo. (Kazuhiro NOGI / AFP)

Honda Bakal Tinggalkan F1 pada Akhir Musim 2021

Antara • 02 Oktober 2020 21:12
Jakarta: Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda, memutuskan tidak lagi menjadi pemasok power unit di Formula 1 setelah musim 2021 usai. Mereka lebih memilih untuk fokus ke teknologi emisi nol.
 
Keputusan tersebut diambil pada akhir September dan tidak ada niat dari Honda untuk kembali Ke F1, demikian pernyataan Chief Executive Takahiro Hachigo dalam jumpa pers virtual seperti dikutip Reuters, Jumat 2 Oktober.
 
"Ini bukanlah dampak dari pandemi virus korona, namun karena tujuan jangka panjang kami adalah bebas karbon," kata Hachigo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, Honda kembali ke F1 pada 2015 bersama tim McLaren karena terinspirasi penggunaan power unit baru yang fokus terhadap teknologi hybrid dan pemulihan energi.
 
Namun, kemitraan dengan tim bermarkas di Woking, Inggris itu tidak berbuah manis hingga mereka berpisah dan Honda memutuskan untuk memasok mesin untuk tim Toro Rosso pada 2018 sebelum memperkuat Red Bull pada tahun berikutnya.
 
Bersama Red Bull dan Toro Rosso, yang tahun ini berganti nama menjadi AlphaTauri, Honda meraih lima kemenangan dalam dua setengah tahun terakhir ini di F1.
 
Honda masih meneruskan komitmen kerjasama bersama keluarga Red Bull hingga musim depan sebelum hengkang dari F1 dan fokus kepada tujuan baru, yakni pengembangan teknologi emisi nol seperti sel bahan bakar dan baterai.
 
"Kami menyadari betapa sulitnya Honda Motor Company untuk mencapai keputusan ini. Kami paham dan menghargai alasan di balik semua ini," ujar kepala tim Red Bull, Christian Horner.
 
Selanjutnya, Red Bull dan AlphaTauri akan mencari pemasok power unit baru karena mereka telah menyepakati Concorde Agreement untuk tetap berkompetisi di F1 hingga akhir 2025.
 
Dengan mundurnya Honda, maka setidaknya masih ada tiga pemasok power unit yang bersaing pada F1 2022, yakni Mercedes, Ferrari, dan Renault. (ANT)

 
(KAH)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif