Mantan pembalap F1 yang kini beralih jadi analis F1 di FOX Sports, Alex Yoong (Foto: Dok. Alex Yoong)
Mantan pembalap F1 yang kini beralih jadi analis F1 di FOX Sports, Alex Yoong (Foto: Dok. Alex Yoong)

Jelang GP F1 Monaco

Preview Alex Yoong: Menanti kejutan McLaren di Monaco

Patrick Pinaria • 25 Mei 2016 20:45
<i>Preview</i> Alex Yoong: Menanti kejutan McLaren di MonacoGrand Prix Monaco bagai permata mahkota di kalendar balap Formula 1 akhir pekan ini. Apa yang dapat saya katakan lagi tentang hebatnya balapan ini? Bukan hanya tentang kemewahannya, tetapi ini juga merupakan salah satu tantangan tersulit yang Anda terima sebagai pembalap.
 
Sirkuit ini memiliki lintasan yang terlambat, namun karena ketegangan tinggi yang muncul dalam mobil F1, rasanya seperti balapan tercepat yang pernah dilakukan.
 
Anda melihat ke kiri dan kanan dalam sekejap, sehingga sangat berisiko untuk terjadi kecelakaan. Lap demi lap, berada di ambang bahwa Anda akan menabrak pembatas, membuat pikiran Anda menjadi sangat fokus. Memang sangat melelahkan untuk melakukan pekerjaan ini, namun jika Anda melakukannya dengan baik, kepuasan yang didapatkan sangat tak terkira.

Sebelum saya membicarakan lebih jauh tentang acara mendatang di Monaco, marilah kita berhenti sejenak dan memikirkan apa yang terjadi dalam balapan sebelumnya di Barcelona.
 
Max Verstappen, yang berusia 18 tahun, menjadi juara Formula 1 termuda selama 14 tahun terakhir ini. Ia telah lahir dan tumbuh dalam seni balap mobil dan kemenangannya menunjukkan semacam bentuk kesabaran yang belum pernah diraih pembalap lain selama hidupnya.
 
Persiapan yang dilakukan Verstappen berbeda dengan pembalap lainnya, dan pencapaiannya kini masih melekat di pikiran saya. Cerita kesuksesannya merupakan salah satu hal yang paling menakjubkan yang pernah saya lihat dan saya tidak percaya akan ada lagi yang seperti ini. Apa yang kita saksikan di Barcelona rasanya seperti saat aksi pertama Michael Schumacher atau Sebastian Vettel, dan sama seperti mereka, ini dapat menjadi awal terciptanya legenda.
 
Kini, mari kita bahas kembali tentang Monaco. Lintasan ini merupakan lintasan favorit bagi mobil-mobil Mercedes. Mereka merupakan yang tercepat di sektor tiga yang sempit di Barcelona – dan biasanya merupakan bentuk indikator yang baik di GP Monaco.
 
Bagaimanapun, Red Bull Racing akan betul-betul memberikan mereka kesempatan di akhir minggu ini. Lewis Hamilton dan Nico Rosberg pernah mengatakan bahwa mereka telah melupakan insiden pertama mereka di Barcelona.
 
Benar atau tidak, satu hal yang pasti adalah persaingan mereka semakin ketat sampai di satu titik di mana kita mungkin akan melihat kesalahan yang dilakukan salah satu dari mereka ataupun keduanya. Siapapun yang dapat mengontrol ambisi, kemungkinan dapat mencapai posisi teratas.
 
Selain itu, akan menjadi menarik untuk melihat apakah Ferrari dapat membawa sesuatu yang lebih di balapan kali ini. Mereka belum pernah menang sejak tahun 2001 di lintasan ini dan walaupun Vettel mengatakan bahwa ia dapat mematahkan rekor ini, saya tetap meragukannya.
 
McLaren juga sangat berani di depan pers dan mengatakan bahwa mereka percaya mereka dapat bersaing dengan Mercedes dan Red Bull akhir pekan ini. Pengakuan tim ini perlu diperhatikan, mengingat apa yang terjadi di Q3 Barcelona untuk pertama kalinya sejak mereka memulai kerja sama dengan Honda. Tetapi, dengan bukti dua pemenang, Fernando Alonso dan Jenson Button, memungkinkan bahwa mereka akan menciptakan hasil yang mengejutkan.
 
Monaco selalu menciptakan hasil yang tak terduga, tak terkecuali pada balapan akhir pekan ini.
 
So, jadilah saksi keseruan balapan GP F1 Monaco dengan menyaksikannya secara langsung di FOX Sports, Minggu 19 Mei 2016 mulai pukul 18:30 WIB.  
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ACF)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan