Tercatat sebanyak empat pembalap telah menerima penalti karena melanggar peraturan. Mulai dari pembalap Mercedes Valtteri Bottas, pembalap Ferrari Kimi Raikkonen, Carlos Sainz dan Jolyon Palmer dari tim Renault, serta Fernando Alonso dari McLaren-Honda.
Alonso menjadi pembalap pertama yang mendapat penalti setelah ketahuan mengganti mesin mobilnya. Kebocoran saluran hidraulis pada unit mesinnya usai latihan bebas Jumat kemarin memaksa tim melakukan pergantian komponen.
Alhasil, Alonso langsung menerima penalti mundur 35 grid. Penalti grid ini membuat Alonso akan start dari posisi paling belakang dan memulai balapan di samping kompatriotnya, Carlos Sainz, yang mendapat penalti 20 grid setelah melakukan pergantian pada mesin Renault miliknya.
Serupa dengan Sainz, Palmer juga menerima pelanti mundur 20 grid setelah melakukan pergantian komponen mesin. Mobil Palmer kini komponen mesin pembakaran dalam yang kelima, turbocharger, dan MGU-H yang keenam.
Sementara, Bottas terkena penalti mundur lima grid pada start besok. Hal itu terjadi setelah Mercedes memutuskan mengganti girboks meski komponen tersebut belum menjalani enam balapan secara beruntun berdasarkan regulasi.
Teranyar, Kimi yang ikutan mendapatkan penalti mundur lima grid. Hal sama dilakukan Ferrari dengan mengganti girboks mobil Kimi setelah mengalami kecelakaan menabrak dinding pembatas di latihan bebas ketiga siang tadi. (Motorsport)
Video: ?Hamilton Tercepat di Latihan Bebas Kedua GP Jepang
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News