Alonso mulai kehilangan taji dan gagal bersaing dengan pembalap-pembalap top dalam dua musim terakhir. Ia pernah mengakui hal itu terjadi karena mobil McLaren-Honda yang dikendarai tidak cukup mumpuni untuk bermanuver secara cepat.
"Saya akan meninggalkan F1 saat waktunya tiba. Ketika Anda tak cukup cepat, tak lagi menikmati balapan, dan tak mampu memenuhi ekspektasi, itulah saatnya untuk mundur. Saya merasa sekarang sudah mendekati akhir karier di F1," kata Alonso.
Meski tidak senang dengan kinerja mobil, Alonso tetap merasa terhormat jika dapat pensiun dengan McLaren.
"Ayah saya membuat mobil gokar yang desainnya terinpirasi dari McLaren-Honda saat saya masih kecil. Sekarang saya merupakan pebalap McLaren-Honda. Romantis sekali jika bisa pensiun bersama tim ini," ujar pembalap berusia 34 tahun tersebut.
Alonson baru mengoleksi 18 poin usai melewati delapan seri F1 2016. Jumlah poin itu menempatkan Alonso di peringkat ke-13 klasemen sementara pembalap. (Bleacher Report)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News