Ferrari Bisa Hidup tanpa Bergabung di F1
Mantan CEO Ferrari Bernie Ecclestone (Foto: AFP/Carl De Souza)
St Peter: Presiden Ferrari Sergio Marchionne mengutarakan keinginan timnya keluar dari anggota F1 pada 2021. Keinginan tersebut diungkapkan sebagai bentuk kritik mereka terhadap rencana peraturan baru F1 pada 2021.

Sebelumnya, FIA merencanakan perubahan aturan dalam pemakaian mesin mobil pada F1 2021. Menurut laporan perubahan tersebut lebih mengarah pada perubahan yang meminimalkan kebisingan mobil.

Akan tetapi, Marchionne tidak setuju dengan kebijakan tersebut. Ia pun mengancam timnya akan keluar jika kebijakan itu direalisasikan.


Baca: Honda Keluhkan Pembatasan Mesin di F1 2018

Ungkapan Marchionne ternyata mendapat perhatian dari mantan CEO Ferrari Bernie Ecclestone. Ia menilai Marchionne tampaknya serius dengan ancamannya. Sebab, ia yakin Ferrari masih bisa eksis meski tidak lagi bergabung dengan F1.

"Jika pernah menjadi wakil ketua Ferrari Luca di Montezemolo, Anda tidak perlu menganggap ancamannya serius. Sebab, Motorsport adalah kehidupan Luca," ujar Ecclestone.

Baca: Serena Williams Absen di Australia Terbuka 2018

"Sedangkan Marchionne bisa hidup tanpa Formula 1. Ia hanya tertarik pada bisnis. Hal paling penting baginya adalah ia bisa memberi para pemegang saham dengan hasil bisnis yang bagus," tambahnya.

"Jika Marchionne tidak menyukai jalur F1, maka ia akan berhenti. Saya khawatir Ferrari bisa hidup tanpa F1. Bukan sebaliknya," tutur Ecclestone. (Crash)


Tak ingin ketinggalan berita olahraga? Follow instagram kami @medcom_bola

Video: Agenda Padat PBSI di 2018

 



(ASM)