Beberapa solusi mudah yang ditawarkan adalah memilih sirkuit yang mewakili balapan di Eropa dan balapan di luar Eropa. Tentunya yang juga mewakili kondisi cuaca, apakah itu basah, panas, atau dalam keadaan trek yang lembab. Lantaran produsen ban asal Perancis itu ingin mengembangkan ban berdasarkan kritikan yang mereka terima tahun ini.
"Kami butuh sirkuit yang menyajikan tingkat kesulitan berbeda. Beberapa di antaranya adalah sirkuit dengan tingkat kesulitan tinggi, kemudian juga sirkuit dengan tingkat kesulitan yang rendah. Lalu sirkuit yang mampu menyajikan kondisi trek basah dan lembab agar pengembangan yang kami lakukan tepat sasaran," jelas bos teknis Pirelli, Mario Isola yang dikutip dari Motorsport.com.
Pembagian sesi tes privat khusus untuk ban ini juga terkendala waktu pengetesan. Totalnya ada 11 tim dengan jumlah waktu pengetesan sebanyak 25 hari. Artinya kemungkinan besar tim-tim ini mendapatkan jatah dua hari sesi tes untuk masing-masing tim. Sementara tiga hari yang tersisa digunakan secara bersama-sama.
Tapi keputusan tentang pembiayaan sesi tes ini, masih jadi kontroversial. Terlebih untuk sesi tes yang berada di luar Eropa. Mengingat keterbatasan komponen yang bisa mereka gunakan dari pabrikan. Jika mereka menambahkan jumlah komponen tersebut, maka bisa dipastikan budget yang dibutuhkan semakin besar.
Jadwal tes ban Pirelli 2017 di musim 2016:

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News