Prestasi Alonso sebetulnya kurang mengkilap bersama McLaren. Dalam 22 seri terakhir, mantan pembalap Ferrari itu cuma bisa mengumpulkan 11 poin.
Bos McLaren, Eric Boullier sempat mencoba memberi Alonso perpanjangan kontrak hingga 2017. Namun tawaran itu ditangguhkan karena Alonso ingin melihat perkembangan mobil McLaren terlebih dahulu.
Tim Mercedes digadang-gadang siap memboyong Alonso setelah F1 musim 2016 berakhir. Kabarnya, kebijakan itu akan ditempuh Mercedes bila sang pembalap utama, Lewis Hamilton terus tampil secara inkosisten.
"Rencana mengikat Alonson merupakan cara Mercedes untuk membuktikan bahwa keberhasilan menjadi juara musim lalu lebih disebabkan oleh performa mobil. Bukan melulus soal kehebatan pembalap," analisis Marca.
Selain Mercedes, Alonso juga diyakini sedang diincar oleh Renault. Tim yang notabene pernah menaungi sang pembalap sebelum hijrah ke Ferrari. Kemungkinan perpindahan itu terjadi sangat besar karena Alonso masih memiliki hubungan erat dengan Presiden Renault, Carlos Grohn. (Marca)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News