"Ya ini membayar kekecewaan saya pada balapan feature. Kali ini saya membuat start yang bagus dan membalap dengan sempurna. Saya berterima kasih untuk tim dan para sponsor," kata Anto.
Anto sebenarnya juga punya peluang untuk naik podium pada balapan feature yang berlangsung Sabtu 27 Agustus. Akan tetapi, Anto yang memulai balapan dari posisi terdepan membuat start yang buruk, sehingga sempat terpental sampai barisan belakang. Beruntung Anto masih bisa meraih poin setelah di akhir balapan finis keenam.
Situasi berbeda terjadi pada balapan sprint. Anto yang berada di urutan ketiga membuat start yang bagus untuk menyodok ke posisi kedua dengan menyusul pebalap Trident Racing Luca Ghioto. Setelah itu, Anto menempel pemimpin balapan Gustav Malja (Rapax) sambil menunggu momen untuk menyusul. Pada putaran ke-9, Anto mendapat kesempatan dan menyusul Malja. Sejak itu Anto terus memimpin hingga akhir balapan.
Posisi podium kedua menjadi milik Malja, sedangkan Ghioto finis di posisi ketiga. Selain mendapat 15 poin, Anto juga mendapat tambahan dua poin karena membuat waktu tercepat. Dengan tambahan 17 poin, Anto berada di posisi kedua klasemen pebalap dengan nilai 129 menguntit rekan setimnya Pierre Gasly yang mengoleksi 146 poin.
Sementara itu dua pebalap Pertamina Campos Racing yang didukung Jagonya Ayam KFC Indonesia kembali belum berhasil mendulang poin. Pembalap muda Indonesia, Muhammad Sean Gelael finis di posisi ke-18, sedangkan Mitch Evans finis di posisi ke-14.
Sean yang start dari posisi ke-18, menyayangkan penampilan di Spa yang kurang optimal. Padahal, ia sempat berharap banyak adanya perubahan yang lebih baik setelah libur musim dingin. Meski sempat menyodok ke posisi ke-15, Sean tidak bisa mempertahankan kecepatan mobilnya secara konsisten, sehingga posisinya kembali melorot ke peringkat 18.
"Tadinya kami berharap persiapan yang dilakukan selama libur akan membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Semoga hasilnya akan berbeda di Monza nanti, " ujar pembalap berusia 19 tahun ini.
Sementara Evans sudah berupaya keras untuk bisa finis di kelompok delapan besar guna meraih poin. Akan tetapi, upayanya tak membuahkan hasil dan harus puas finis di posisi ke-14 atau dua posisi lebih baik dari start.
Seperti pada balapan feature, balapan sprint berlangsung dalam kondisi cuaca yang sangat cerah. Selain mampu memaksimalkan kecepatan, pembalap juga bisa menghindarkan potensi insiden pada balapan.
Sampai balapan selesai, tak sekalipun mobil pengaman (safety car) masuk lintasan.
Drama kembali terjadi pada putaran terakhir dan di tikungan terakhir (bus stop). Pebalap ART Grand Prix Sergey Sirotkin menabrak pebalap Russian Tim Artem Markelov yang menyebabkan Markelov tidak bisa membawa mobilnya sampai garis finis.
Balapan GP2 berikutnya akan berlangsung di sirkuit Monza, Italia pada pekan depan. Sirkuit Monza memiliki karakter yang hampir sama dengan sirkuit Spa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News