Dicap Pembalap Bayaran, Ini Tanggapan Lance Stroll
Lance Stroll (Foto: AFP PHOTO / NELSON ALMEIDA)
Wantage: Pembalap muda Williams Lance Stroll menjadikan Lewis Hamilton sebagai sumber inspirasinya. Stroll mengaku kagum dengan cara juara bertahan Formula 1 itu mengatasi tekanan yang membebaninya.

Stroll telah melewati musimnya sebagai rookie F1 bersama Williams di musim 2017. Pembalap berusia 19 tahun itu berhasil mengakhiri kompetisi di posisi 12 dengan koleksi 40 poin, terpaut tiga poin dari pembalap veteran sekaligus rekan satu timnya saat itu, Felipe Massa.

Di musim pertamanya, pembalap asal Kanada itu harus bersabar tatkala ia gagal menyelesaikan tiga balapan pertamanya. Stroll baru mendapat poin pertamanya pada balapan di tanah airnya Kanada, sebelum berhasil menjadi rookie termuda yang naik podium dengan finis di posisi ketiga pada GP Azerbaijan.
 

Baca: Raih Medali Emas, Timnas Basket Tetap Dievaluasi
 

Stroll terus menunjukkan kiprahnya dengan mencatatkan waktu tercepat keempat selama sesi kualifikasi di GP Italia. Meskipun telah berhasil membuktikan diri pada musim pertamanya sebagai rookie, pria kelahiran kota Montreal itu lebih sering disorot sebagai "pembalap bayaran" lantaran ia bisa tampil di F1 karena uang dari ayahnya. 



"Saya tetap percaya dengan apa yang saya lakukan dan usahakan. Pasti selalu ada cibiran dan gangguan di luar sana, namun Anda hanya perlu menahannya. Orang-orang selalu berkomentar. Yang penting untuk saya adalah tetap pada pekerjaan saya," kata Stroll kepada Express dan Star.

"Saya yakin bahwa saya telah menunjukkan diri saya di F1. Saya telah memenangkan F3 dan kita semua tahu F3 sangat bergengsi. Saya datang dari latar belakang di mana ketika saya menang, orang-orang akan menjatuhkan saya, dan ketika saya kalah, mereka lakukan hal yang sama. Saya terima hal tersebut dan menurut saya sedikit lucu," tambahnya.

Stroll menjalani musim pertamanya di F1 dengan penuh perjuangan. Selama itu, ia mengaku telah mengambil inspirasi dari bagaimana Lewis Hamilton mengatasi tekanan kala harus bersaing ketat dengan Sebastian Vettel untuk mendapatkan gelar juara dunia F1 2017.
 

Baca juga: Direktur Aerodinamika McLaren Sambut Baik Pemasangan "Halo"


"Anda telah melihat perebutan gelar juara tahun lalu, bagaimana Lewis mengatasi tekanannya dengan baik, lalu Vettel kalah, tetapi Lewis tetap dapat menangani ekspektasi tersebut. Mobilnya tidak selalu mudah dikendarai. Mercedes bermasalah pada beberapa balapan."

"Namun ia tetap berhasil mengatasinya dan terus mendapatkan poin. Ia sangat konsisten sepanjang musim. Ia sangat serius, sangat bertekad untuk mendapatkan poin setiap balapan. Saya salut dengannya. Ia pantas dengan kesuksesannya. Ia sangat berbakat dan saya harap, saya dapat paling tidak setengah dari kesuksesannya dalam karier saya," ujarnya (CRASH)

Video: Atlet Malaysia Puji Kesiapan & Fasilitas Asian Games 2018





(ACF)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360