Tak ingin ada polemik besar tentang hal tersebut, Mercedes GP pun memastikan bahwa paket mobil yang bakal mereka pasok kepada dua pembalapnya bakal sama. Mereka takkan meninggikan satu atas yang lainnya, lantaran tim ini memang memberlakukan kesempatan untuk bertarung meraih titel juara dunia kepada pembalapnya.
"Situasinya jelas, kami harus berlaku adil, karena ini penentuan sejarah perjalanan F1 untuk masa depan. Kami juga tidak melihat faktor-faktor lain yang bakal membuat kami memihak kepada salah satunya. Jelas kami ingin melihat keduanya finish di posisi tertinggi dan itu sudah kami buktikan di F1 Meksiko. Tak ada masalah yang terjadi dan keduanya finish di posisi terbaik," beber Mercedes Technical Chief, Paddy Lowe.
Berdasarkan hitungan matematis, peluang Rosberg mengunci titel juara dunia sangat besar di F1 Brasil. Jika Ia mampu memenangi balapan, maka Hamilton harus puas dengan posisi runner up di klasemen pembalap. Meski berhasil meraih kemenangan di seri terakhir nanti.
Tapi jika Hamilton meraih kemenangan, maka pertarungan titel juara dunia bakal terbuka hingga seri terakhir. Rosberg cukup menjaga posisi finish kedua, maka ini sudah cukup untuk membawanya sebagai pemenang tahun ini. Tapi Lowe tak mau melakukan spekulasi atau pun sekadar memberikan prediksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News