Rosberg finis di peringkat pertama pada balapan tersebut. Sementara, Hamilton finis di peringkat ketiga.
Catatan itu sekaligus menghapus catatan buruk pada GP Singapura musim sebelumnya. Rosberg dan Hamilton harus puas finis masing-masing di peringkat kelima dan keenam.
Baca: Indonesia Meloloskan 10 Wakil pada Babak Utama
Meski punya catatan apik pada musim lalu, bos Mercedes Toto Wolff enggan jemawa. Ia tetap mewaspadai balapan GP Singapura yang berlangsung akhir pekan ini. Sebab, ia menilai balapan GP Singapura memiliki trek sulit yang dilintasi mobil-mobil.
"Ini adalah sirkuit yang sulit kami kuasai dengan kombinasi tikungan pendek dan tajam, lintasan lurus yang pendek dan permukaan yang bergelombang. Kami menuju Asia kali ini dengan harapan kami memiliki tantangan besar di depan kami," ujar Wolff seperti dilansir Crash, Rabu (13/9/2017).
Baca: Indonesia Targetkan 107 Emas di ASEAN Para Games
"Pada 2015, hasil pada balapan Singapura memberi kami pengalaman yang menyakitkan pada musim-musim terakhir. Jadi kami mencoba untuk merenung, belajar dari kesalahan itu dan bangkit kembali dengan kemenangan besar pada musim lalu," tambahnya.
Mercedes sedang mendominasi di klasemen konstruktor F1 2017. Mereka bercokol di puncak klasemen dengan mengoleksi 435 poin atau unggul 62 poin dari Ferrari. (Crash)
Video: Head to Head Messi dan Dybala
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News