Kedua pembalap itu telah memulai perseteruan sejak GP Belgia. Tensi keduanya memanas, ketika berlanjut di Sirkuit Monza kemarin.
Alonso geram dengan sikap FIA yang tak memberikan sanksi kepada Palmer akibat insiden yang terjadi di chicane Monza.
Ketika mereka tiba di chicane keduanya saling berdampingan. Mereka juga kompak melakukan pengereman yang terlambat. Alonso mengklaim berhasil lebih dulu mencapai chicane, dan menganggap Palmer tidak melakukan hal yang sama.Klik di sini: Bakal Ada Efek Domino dari 'Perceraian' Ganda Putra Andalan Malaysia
Risiko salah satu pembalap akan keluar dari trek pasti ada jika mengalami kondisi di atas. Namun Palmer dianggap Alonso melakukan manuver tidak sesuai standar F1. "Itu tidak sesuai dengan standar F1. Tidak ada interpretasi yang mungkin terjadi," jelas Alonso.
Sementara itu, Palmer tidak menyesal dengan sikapnya. Dia juga enggan menanggapi kritik dari juara dunia F1 dua kali itu saat ditanya tentang bentrokan tersebut.Klik di sini: Petenis Latvia Hentikan Langkah Sharapova di US Open 2017
"Saya terdepan di tikungan, dia mengerem sangat terlambat dan memaksa saya keluar dari jalur. Saya yakin ini akan menjadi poin pembicaraan lain di balapan berikutnya karena Fernando tidak terlalu senang dengan hal itu tapi saya tidak peduli," terang Palmer.
Sayangnya. keduanya gagal finis di Monza. Di mana Palmer mundur di tengah balapan. Alonso melabeli insiden itu "karma" buat Palmer. Sedangkan pembalap McLaren tersebut harus mundur pada dua putaran terakhir karena alasan pergantian gearbox.
Kata Menpora Soal Lambatnya Pencairan Dana SEA Games
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News