Diketahui, Hamilton sempat diguncang isu tak sedap dengan mantan rekan setim Nico Rosberg. Gara-gara hal itu, suasana di Mercedes sempat terganggu. Beruntung, kedua pembalap tersebut masih profesional sehingga tidak terjadi hal-hal yang negatif.
Belajar dari pengalaman, Hamilton enggan terlibat friksi dengan siapa pun. Terkini, driver asal Britania Raya itu juga tak mau melakukan psywar dengan pesaing terdekat, Sebastian Vettel.
Hamilton lebih menginginkan bersaing secara profesional dengan pembalap berjuluk The Baby Schumi itu.
Baca: Giliran Vettel yang Tercepat pada Sesi Latihan Bebas Kedua
"Saya ingin dia (Vettel) mengeluarkan kemampuan terbaik saat mengemudikan mobil. Jadi, saya tidak berminat bermain perang psikologis di luar mobil," ujar Hamilton dikutip AFP, Sabtu (27/5/2017).
"Saya ingin mengalahkan dia (Vettel) saat bersaing di lintasan balap. Saat dia tampil oke, saya berhasrat mengalahkannya. Hal itu lebih penting ketimbang terlibat friksi di belakang," sambungnya.
Vettel tancap gas sejak awal musim. Ia sukses memimpin klasemen dengan mengemas 104 poin. Berada di bawah Vettel ialah Hamilton. Keduanya hanya terpaut enam poin.
Menilik pernyataan Hamilton di atas, rasanya ia akan memanfaatkan seri GP Monaco sebagai momen menyalip posisi Vettel. Dengan begitu, keseruan antarpembalap beken dunia bakal tersaji Minggu 28 Mei. (AFP)
Video: Sebastian Vettel Catat Waktu Tercepat di Sesi Latihan GP Monaco
Cek Berita dan Artikel yang lain di