Dua Sisi Lewis Hamilton
Lewis Hamilton. (Foto: AFP/Clive Mason)
Brackley: Dino Chiesa, mantan bos Lewis Hamilton saat di dunia karting mengklaim mengetahui segala seluk beluk kehidupan sang juara dunia F1.

Maklum, Chiesa sudah berinteraksi dengan Hamilton sejak sang pembalap berusia 10 tahun. Chiesa bahkan memprediksi Hamilton akan menyusul gelar juara tujuh kali yang dipegang Michael Schumacher.

"Bagi saya, dia (Hamilton) akan mengalahkan catatan Michael Schumacher," kata Chiesa.


Chiesa juga bercerita bahwa mental juara Hamilton sudah terasah sejak muda. Kedewasaannya juga turut membantu kesuksesan Hamilton di F1.

"Kami sudah mengetahui bakat besar dia (Hamilton) sejak dia berusia 10 tahun," sambung Chiesa.

"Sebelumnya dia mungkin terlalu bersemangat, kadang-kadang dia membuat kesalahan karena dia memiliki semangat yang tinggi. Dia hanya ingin menang dan bukan menyelesaikan balapan dan berada di peringkat kedua," tutur Chiesa.

Baca: Hamilton Bisa Melewati Rekor Michael Schumacher


Chiesa juga mengatakan, Hamilton merupakan tipe yang gemar berpesta. Namun hebatnya, dia langsung bisa membagi fokus saat berada di paddock.

"Dia dapat dengan cepat mengubah otak dari berpesta pada malam hari untuk fokus pada balapan, itu sangat mudah," kata Chiesa.

"Dia dapat memiliki dua kehidupan pada saat yang sama, itulah kekuatannya," lanjutnya.

"Anda bisa melihat bagaimana mata dan wajahnya berubah pada akhir pekan. Anda bisa melihat wajahnya berubah dari satu sisi ke sisi lain. Selama seminggu dia bisa bersantai. Namun, ketika masuk ke paddock, dia mengalihkan perhatian ke balapan dan fokus selama tiga atau empat hari," pungkasnya.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Mimpi Indonesia U-19 ke Piala Dunia Kandas



(ASM)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id