Melalui akun Instagram resmi klub, Borussia Dortmund mengunggah pesan yang menyoroti pentingnya menjaga lingkungan di tengah persiapan menghadapi Sabah FC. Unggahan tersebut memuat seruan agar semangat sepak bola tidak disertai dengan kerusakan hutan akibat kebakaran.
Dalam keterangan unggahannya, Borussia Dortmund menegaskan bahwa sepak bola dapat menjadi sarana untuk menyatukan masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Sepak bola menyatukan kita, dan alam adalah rumah kita bersama. Lindungi alam, lindungi masa depan,” tulis klub tersebut dalam keterangan unggahannya.
Borussia Dortmund Soroti Ancaman Karhutla di Indonesia
Pesan Borussia Dortmund tersebut muncul ketika kebakaran hutan dan lahan masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah Indonesia. Bencana ini mengancam kelestarian ekosistem dan membutuhkan penanganan berkelanjutan.
Berdasarkan laporan pemerintah pada 12 Oktober 2026, sebanyak 639,23 hektare lahan di enam provinsi prioritas masih dalam proses pemadaman. Data tersebut disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto.
Enam provinsi tersebut meliputi Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, dan Riau. Kalimantan Tengah menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian utama karena kebakaran yang meluas di Taman Nasional Tanjung Puting.
Kondisi tersebut memperlihatkan pentingnya upaya pemadaman dan pencegahan agar kebakaran tidak meluas. Seruan Borussia Dortmund turut membawa isu perlindungan lingkungan kepada penggemar sepak bola, termasuk masyarakat Indonesia.
Pesan Menyentuh Dortmund iringi Laga Liga Champions
Borussia Dortmund menyampaikan pesan tersebut menjelang pertandingan melawan Sabah FC dalam kompetisi Liga Champions musim 2026/2027.
Melalui unggahan itu, Borussia Dortmund menghubungkan semangat pertandingan dengan tanggung jawab menjaga lingkungan. Klub tersebut mengingatkan bahwa alam merupakan tempat hidup bersama yang perlu dilindungi untuk generasi mendatang.
Pesan tersebut juga memperlihatkan bagaimana klub sepak bola dapat memanfaatkan jangkauan media sosial untuk menyuarakan kepedulian terhadap persoalan lingkungan. Di tengah ancaman karhutla di Indonesia, ajakan menjaga alam menjadi pengingat bahwa perlindungan lingkungan membutuhkan perhatian bersama.
(Muhammad Zaidan Rizky)