Pengakuan tersebut disampaikan Nainggolan dalam wawancara bersama media Belgia, Het Nieuwsblad. Pemain berusia 38 tahun itu mengaku memiliki pandangan berbeda setelah melihat besarnya dukungan suporter dan perkembangan sepak bola Indonesia.
Nainggolan tercatat hanya mengoleksi 30 penampilan bersama Timnas Belgia. Pengalamannya selama membela negara kelahirannya, termasuk kegagalan masuk skuad Piala Dunia 2018, menjadi bagian dari alasan ia kembali mempertanyakan keputusan tersebut.
Radja Nainggolan Merasa Bisa 15 Tahun Bela Timnas Indonesia
Nainggolan menilai keputusannya memilih Belgia terasa berbeda ketika melihat kembali perjalanan karier internasionalnya. Ia merasa peluang untuk membela Indonesia bisa memberikan pengalaman yang lebih panjang di level tim nasional.“ Saya bisa saja memiliki karier selama 15 tahun sebagai pemain tim nasional Indonesia,” ujar Nainggolan dalam pernyataannya yang dikutip sejumlah media.
Pernyataan itu merujuk pada perbandingannya terhadap perjalanan bersama Belgia yang tidak berjalan sesuai harapan. Nainggolan pernah menjadi bagian dari generasi pemain Belgia, tetapi karier internasionalnya tidak berlanjut hingga Piala Dunia 2018.
Ia juga mengakui bahwa ketika masih muda, dirinya tidak terlalu memikirkan kemungkinan membela Indonesia. Kini, setelah berusia 38 tahun, ia mengaku melihat pilihan tersebut dari sudut pandang berbeda.
Pengalaman Bersama Belgia Jadi Bahan Penyesalan
Nainggolan pernah memperkuat Timnas Belgia dan mencatatkan 30 penampilan internasional. Namun, salah satu momen yang paling mengecewakannya terjadi ketika namanya tidak masuk dalam skuad Belgia untuk Piala Dunia 2018 di Rusia.Saat itu, Belgia dilatih Roberto Martínez. Keputusan pelatih tersebut untuk tidak membawa Nainggolan menjadi titik penting dalam perjalanan kariernya bersama tim nasional.
Nainggolan merasa kecewa karena tidak mendapat kesempatan tampil di turnamen sepak bola terbesar tersebut. Pengalaman itu membuatnya menilai kembali pilihannya membela Belgia dibandingkan Indonesia.
Meski demikian, penyesalan yang ia sampaikan sekarang merupakan refleksi atas perjalanan kariernya. Pernyataannya tidak mengubah fakta bahwa ia telah memilih Belgia dan menjalani karier internasional bersama negara tersebut.
Dukungan Suporter Indonesia Membuat Terpukau
Salah satu hal yang membuat Nainggolan memiliki pandangan berbeda terhadap Indonesia adalah besarnya antusiasme suporter sepak bola. Ia menyoroti atmosfer stadion yang dipenuhi puluhan ribu penonton ketika Timnas Indonesia bertanding.Menurut Nainggolan, pemain tim nasional di Indonesia mendapat perhatian besar dari masyarakat. Ia juga menyinggung popularitas pemain serta peluang komersial yang dapat menyertai karier mereka.
Nainggolan semakin mengenal Indonesia setelah berkunjung pada 2013. Ia kemudian merasakan langsung atmosfer sepak bola Indonesia ketika memperkuat Bhayangkara FC pada akhir 2023 hingga 2024.
Pengalaman tersebut meninggalkan kesan tersendiri bagi mantan pemain AS Roma itu. Namun, pada akhirnya, Nainggolan hanya bisa membayangkan kemungkinan karier yang berbeda karena ia sudah lebih dahulu memilih Timnas Belgia.
(Mohammad Althaf Musyaffa)