Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, menyadari Buriram bukan lawan sembarangan. Klub asal Thailand itu merupakan juara dalam dua musim terakhir kompetisi domestik dan menjadi salah satu kekuatan sepak bola Asia Tenggara.
Meski demikian, Mauro memilih tidak berbicara terlalu jauh mengenai target Borneo FC di kompetisi tersebut. Pelatih asal Portugal itu ingin timnya fokus menghadapi pertandingan pertama.
"Langkah pertama adalah menghadapi Buriram, kita tahu mereka adalah juara dalam dua musim terakhir Liga dan Piala Thailand serta merupakan klub besar dengan tim yang hebat," kata Mauro.
"Meski demikian, kami sangat antusias berada di sini. Saya rasa ini juga menjadi kesempatan yang sangat baik bagi klub dan para pemain kami, dan kami bersemangat untuk tampil serta menunjukkan performa yang apik," sambungnya.
Pernah Kalah 0-4 di Chang Arena
Pertemuan dengan Buriram bukan pengalaman pertama bagi Borneo FC. Pesut Etam sebelumnya pernah menyambangi Chang Arena pada 9 Januari 2025.
Dalam pertandingan tersebut, Borneo FC harus mengakui keunggulan Buriram dengan kekalahan telak 0-4. Hasil tersebut menjadi catatan yang perlu diperhatikan Borneo FC saat kembali bertanding di markas klub Thailand itu.
Mauro menegaskan timnya telah mempersiapkan aspek pertahanan untuk menghadapi berbagai situasi pertandingan. Menurutnya, Borneo FC harus mampu bertahan dengan baik di setiap area lapangan.
"Tim kami harus bertahan dengan baik di setiap zona, baik itu zona tinggi, tengah, maupun dalam seperti yang Anda katakan. Kami memahami dinamika permainan, bahwa pertandingan berlangsung selama 90 menit ditambah waktu tambahan," ujar Mauro.
"Namun, menurut saya, kami telah mempersiapkan tim untuk bertahan dengan baik di setiap bagian lapangan. Sekali lagi, tujuan kami adalah datang, menampilkan performa yang bagus, dan tentu saja berusaha memenangkan pertandingan. Bagaimana tepatnya kami akan melakukannya, itu akan Anda lihat," lanjutnya.
Mauro Tak Ingin Borneo Berangkat ke Thailand untuk Liburan
Mauro menekankan pentingnya semangat juang Borneo FC dalam pertandingan tersebut. Ia ingin para pemain menunjukkan karakter dan membuat suporter bangga ketika menghadapi salah satu klub besar Thailand.
"Yang utama, saya selalu katakan bahwa apa pun hasilnya, kami harus menampilkan performa yang bagus. Kami harus banyak bergerak dan menunjukkan semangat juang yang tinggi. Ini adalah sebuah tradisi di Indonesia," kata Mauro.
Pelatih berusia 39 tahun itu juga menegaskan Borneo FC datang ke Thailand dengan keberanian untuk bersaing. Ia tidak ingin timnya sekadar menjalani pertandingan tanpa memberikan perlawanan maksimal.
"Kami ingin para penggemar merasa bangga bahwa kami datang ke sini tanpa rasa takut untuk menghadapi Buriram. Bagi saya, inilah hal yang paling penting, kami datang ke sini untuk bersaing, bukan sekadar berkunjung ke Thailand untuk berlibur. Saya berharap dan saya yakin bahwa kami akan membuktikannya," pungkasnya.
(Muhammad Zaidan Rizky)