Waktu Pemulihan Sangat Terbatas
Usai pertandingan, Jojo mengaku sangat kecewa dengan hasil yang diraihnya. Namun, menurutnya, persoalan utama bukan semata-mata mengenai penampilan di lapangan, melainkan kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih setelah menjalani pertandingan sebelumnya."Pertama selalu bersyukur apapun hasilnya. Tapi dibilang kecewa, sangat kecewa. Bukan karena mainnya juga tapi waktu recovery yang terbatas, tidak maksimal," kata Jojo usai pertandingan.
Jojo kemudian menjelaskan kondisi yang membuat proses pemulihannya tidak berjalan maksimal. Ia mengungkapkan bahwa dirinya baru menyelesaikan pertandingan sebelumnya sekitar pukul 02.00 dini hari.
Setelah pertandingan, Jonatan masih harus menempuh perjalanan sekitar 50 menit menuju hotel. Kondisi tersebut membuat waktu istirahatnya semakin terbatas.
"Saya selesai bertanding jam 2 dini hari, perjalanan ke hotel 50 menit, lalu baru bisa tidur jam mungkin 3.30 dan sudah bangun jam 9," ujar Jonatan Christie. Menurut Jojo, secara umum kondisi tubuhnya masih terasa baik ketika tiba di lokasi pertandingan. Namun, persoalan mulai terasa ketika tubuhnya harus digunakan untuk bermain dengan intensitas tinggi.
"Badannya sebenarnya pas datang kesini masih seperti oke saja, hanya pas dipakai main power speednya sudah habis, dipakai sedikit langsung lemas," jelasnya.
Sempat Bangkit di Game Kedua
Menghadapi Loh Kean Yew, Jonatan Christie sebenarnya berusaha memberikan perlawanan, terutama pada game kedua. Jojo mencoba meningkatkan intensitas permainan untuk mengejar ketertinggalan.Namun, upaya tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan. Menjelang akhir game kedua, tenaga Jonatan kembali menurun sehingga ia harus menerima kekalahan 19-21.
"Di game kedua sudah coba memaksa, coba fight back lagi tapi menjelang akhir kembali drop tenaganya," tutur Jojo.
Jonatan Christie pun mengakhiri pertandingan dengan tetap memberikan apresiasi kepada lawannya. "Saya mengucapkan selamat untuk Loh Kean Yew," pungkasnya.