Chef de Mission tim Indonesia, Achmad Budiharto bersama Greysia Polii. (Doto: dok. PBSI)
Chef de Mission tim Indonesia, Achmad Budiharto bersama Greysia Polii. (Doto: dok. PBSI)

Kontingen Indonesia Lebih Siap di Piala Sudirman 2019

Olahraga bulu tangkis piala sudirman
Alfa Mandalika • 18 Mei 2019 17:56

Tim Piala Sudirman Indonesia tak ingin mengulang memori dua tahun silam. Ketika itu, Indonesia gagal lolos fase grup.

Nanning: Tim Piala Sudirman Indonesia bertekad untuk tampil sebaik mungkin di perebutan lambang supremasi beregu campuran bergengsi ini. Apalagi piala tersebut berasal dari negeri sendiri yang diangkat dari nama Dick Sudirman, Bapak Bulu Tangkis Indonesia.
 
Sudah 30 tahun lamanya Indonesia merindukan piala tersebut kembali ke Ibu Pertiwi. Indonesia baru pertama kali merebut Piala Sudirman pada tahun 1989 di Jakarta.
 
"Indonesia datang ke Nanning sebagai unggulan ketiga dan ini patut disyukuri. Kami sangat respect dengan yang ada di grup kami yaitu Denmark dan Inggris. Kami tidak ingin mengalami peristiwa dua tahun lalu, itu menjadi mimpi buruk buat tim Indonesia," ujar Chef de Mission tim Indonesia, Achmad Budiharto, dalam konferensi pers yang berlangsung di Guangxi Sports Center, Sabtu 18 Mei dilansir Badmintonindonesia.org.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kali ini rasanya tim Indonesia datang dengan lebih siap, mudah-mudahan bisa memuaskan harapan masyarakat Indonesia, karena pressure terbesar adalah dari negara sendiri, itu yang harus kita hadapi. Mudah-mudahan Indonesia dapat hasil yang lebih baik dari dua tahun yang lalu," ujar Budiharto.

Baca: Jonatan Christie Makin Pede Arungi Piala Sudirman 2019


Pada Piala Sudirman 2017, Indonesia gagal melewati fase penyisihan grup setelah kalah agregat dari Denmark dan India.
 
Kali ini Indonesia kembali satu grup bersama Denmark. Jika melihat kekuatan per sektor, Indonesia punya peluang lebih besar untuk mengalahkan Denmark dan merebut posisi juara grup. Namun tim Negeri Dongeng tersebut tak mau kalah, mereka pun punya keyakinan untuk jadi yang teratas di grup B.
 
"Semua tim datang ke sini pasti mau menang, tapi jangan lupa, kami juga mau menang. Kami tanggapi semua dengan sikap yang rendah hati tapi tetap mau fight, kasih yang terbaik. Kami tidak mau memikirkan apa kata lawan, kata penonton, kata orang-orang, lebih baik pikirkan apa yang mau kami 'katakan' di lapangan nanti," kata Greysia Polii.
 
"Semua tim punya kesempatan untuk memenangkan pertandingan ini, kami datang dengan humble heart, dan kami mau nikmati atmosfer pertandingan. Kami pastinya selalu ingin memenangkan Piala Sudirman, kami mau membawa semangat ini ke lapangan. Tapi kami tidak mau terlalu memikirkan tentang hal lain, kami hanya mau berpikir tentang pertandingan kami saja," jelas pasangan main Apriyani Rahayu ini.
 
Saat ini tim Indonesia tengah menjalani sesi latihan kedua di arena pertandingan Guangxi Sports Center. Ini merupakan latihan terakhir sebelum pertandingan dimulai besok, Minggu (19/5). Indonesia akan memulai penyisihan grup B menghadapi Inggris. Saksikan perjuangan tim Piala Sudirman Indonesia melawan Inggris melalui siaran langsung oleh TVRI pada pukul 10.00 - 15.00 WIB.
 
Video: Akhir Musim, Griezmann Hengkang dari Atletico Madrid
 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif