Kegiatan yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife dan didukung Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (Pengprov PBSI) Jawa Tengah tersebut memperkenalkan bulu tangkis melalui berbagai permainan interaktif yang dirancang agar mudah dinikmati anak-anak.
Kudus menjadi kota keempat dalam rangkaian MilkLife Festival SenengMinton 2026, setelah Purwokerto pada April, Magelang pada September, dan Solo pada Oktober. Rangkaian festival dijadwalkan berlanjut ke Semarang.
Ketua Umum PP PBSI Fadil Imran hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi penyelenggaraan festival yang dinilai dapat membantu membangun fondasi pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Menurut Fadil, kecintaan terhadap olahraga membutuhkan proses. Anak-anak perlu terlebih dahulu mengenal dan menikmati aktivitas olahraga sebelum diarahkan untuk menekuninya secara lebih serius.
“Dalam berbagai kesempatan, saya selalu menyampaikan bahwa kecintaan terhadap olahraga itu membutuhkan proses. Mulai dari usia dini, ketika adik-adik mengenal dan bermain bulu tangkis, kemudian tumbuh rasa cinta hingga memiliki keinginan untuk menjadi atlet berprestasi. Ini menjadi ekosistem yang harus kita dukung dan kembangkan,” ujar Fadil.
Ia berharap pengenalan bulu tangkis kepada anak-anak dapat diperluas melalui kegiatan serupa di berbagai daerah dengan dukungan pengurus provinsi PBSI.
SenengMinton Bangun Minat Sebelum Latihan Intensif
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, mengatakan MilkLife Festival SenengMinton dirancang untuk menumbuhkan ketertarikan anak-anak terhadap bulu tangkis sebelum mereka memasuki tahapan latihan yang lebih intensif.
Melalui pendekatan bermain, peserta diperkenalkan dengan dasar-dasar bulu tangkis dalam suasana menyenangkan. Pengalaman positif tersebut diharapkan mendorong mereka untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan.
“Konsep utama dari SenengMinton adalah membuat anak-anak menyukai bulu tangkis terlebih dahulu. Ketika mereka sudah senang bermain bulu tangkis, secara bertahap mereka akan siap menjalani latihan yang lebih advance hingga nantinya meniti karier sebagai atlet,” kata Yoppy.
Ia berharap program pembinaan yang berkelanjutan dapat melahirkan kembali atlet-atlet berprestasi dari Kudus dalam 10 tahun mendatang. Kota tersebut memiliki sejarah panjang dalam pembinaan bulu tangkis nasional.
Ketua Panitia Pelaksana MilkLife Festival SenengMinton, Yuni Kartika, menjelaskan bahwa festival merupakan tahap awal dari jalur pembinaan yang disiapkan bagi para peserta.
Anak-anak diajak mengikuti permainan dasar yang melatih ketenangan, kecepatan, kekuatan, dan ketepatan. Setelah itu, mereka dapat melanjutkan ke Kejuaraan SenengMinton untuk mulai terbiasa dengan format pertandingan.
Kejuaraan tersebut menggunakan sistem rally point dengan ukuran lapangan setengah dari lapangan standar. Peserta diharapkan dapat mengembangkan kemampuan secara bertahap sebelum melanjutkan pembinaan bersama klub bulu tangkis.
“Kami merancang MilkLife Festival SenengMinton agar siswa kelas 1 sampai 3 menyukai bulu tangkis melalui permainan-permainan dasar yang melatih ketenangan, kecepatan, kekuatan dan ketepatan. Jenjang berikutnya ialah Kejuaraan SenengMinton agar mereka mulai terbiasa dengan format pertandingan, yang kemudian kami mengarahkan untuk lebih menekuni bulu tangkis bergabung bersama klub,” ucap Yuni.
Minat Bulu Tangkis Tumbuh di Kalangan Siswa
Dampak pengenalan bulu tangkis sejak dini juga dirasakan di lingkungan sekolah. Guru kelas 2 sekaligus pendamping ekstrakurikuler bulu tangkis MI NU Baitul Mukminin, Islahul Umam, mengatakan minat siswa terhadap olahraga tersebut terus meningkat.
Menurut Islahul, kegiatan ekstrakurikuler yang berlangsung sekali dalam sepekan menjadi pintu masuk bagi siswa untuk mengenal bulu tangkis. MilkLife Festival SenengMinton kemudian memberikan motivasi tambahan karena mereka berkesempatan mewakili sekolah dalam kompetisi.
“Berawal dari ekstrakurikuler bulu tangkis seminggu sekali, para siswa-siswi mulai mengenal apa itu olahraga bulu tangkis. Lalu kehadiran MilkLife Festival SenengMinton membuat mereka punya tujuan untuk berlatih karena ingin menjadi wakil sekolah,” ujar Islahul.
Ia menyebut minat siswa yang sebelumnya hanya terlihat pada satu atau dua anak kini berkembang menjadi puluhan siswa. Sebagian di antaranya kemudian diarahkan untuk bergabung dengan klub bulu tangkis di Kudus agar dapat berlatih lebih teratur.
Islahul berharap festival tersebut terus berlanjut sehingga semakin banyak anak mendapat kesempatan berkompetisi, mengasah keterampilan, dan mengembangkan potensi.
SD Unggulan Muslimat NU Juara Kelas 3
MilkLife Festival SenengMinton Kudus 2026 juga menghadirkan persaingan antarsekolah dalam kategori berdasarkan tingkat kelas. SD Unggulan Muslimat NU berhasil menjadi juara kategori kelas 3 dengan catatan waktu 6 menit 45,74 detik.
Salah satu anggota timnya, Min Amrina Rosyada yang akrab disapa Oca, mengaku senang dapat kembali meraih prestasi dalam ajang tersebut.
Oca menyukai bulu tangkis meskipun menyadari olahraga ini membutuhkan tenaga dan latihan. Ia mengaku rutin berlatih di rumah, mulai dari mengasah servis dan smash hingga berlari untuk meningkatkan kemampuannya.
“Aku sangat suka bermain bulu tangkis sejak diajak kakak untuk main bersama. Walaupun main bulu tangkis capek, tapi aku senang dan merasakan keseruannya. Sebelum perlombaan ini, aku rajin latihan di rumah seperti servis, smash dan lari. Aku senang ikut SenengMinton dan bangga bisa menang,” kata Oca.
Ayah Oca, Ahmad Amir Faisol, mengatakan keluarga mendukung minat dan bakat putrinya, termasuk dalam kegiatan olahraga.
“Tugas kami sebagai orang tua adalah memberikan dukungan penuh terhadap minat dan bakatnya. MilkLife Festival SenengMinton ini bukan hanya soal bulu tangkis, tetapi juga melatih ketangkasan, kecepatan, konsentrasi dan kemampuan,” tutur Ahmad.
Para pemenang setiap kategori mendapatkan piala, uang pembinaan, dan hadiah dari sponsor, termasuk MilkLife, Dua Kelinci, Aice, Hundred, serta berbagai produk Savoria. Seluruh peserta dan guru yang berpartisipasi juga menerima suvenir dari sponsor.
Daftar Pemenang MilkLife Festival SenengMinton Kudus 2026
Kategori Kelas 1
- Juara 1: MI Miftahul Ulum Jati (4:32,73)
- Juara 2: MI NU Baitul Mukminin (4:36,47)
- Semifinalis: MI NU Tarbiyatul Islam (5:03,02)
- Semifinalis: SD Unggulan Muslimat NU (5:03,54)
Kategori Kelas 2
- Juara 1: MI NU Baitul Mukminin (6:07,24)
- Juara 2: MI NU Miftahut Tholibin (6:17,57)
- Semifinalis: MI Negeri Kudus (6:26,70)
- Semifinalis: MI NU Miftahul Ulum Jati (6:31,19)
Kategori Kelas 3
- Juara 1: SD Unggulan Muslimat NU (6:45,74)
- Juara 2: MI Miftahul Ulum Jati (7:52,73)
- Semifinalis: MI NU Nurus Shofa (7:58,01)
- Semifinalis: MI NU Baitul Mukminin (8:04,72)
Lomba Suporter
- Juara 1: MI NU Miftahul Ulum Jati
- Juara 2: MI Negeri Kudus
- Juara 3: MI NU Pendidikan Islam
MilkLife Festival SenengMinton diharapkan terus membuka kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal dan mencintai bulu tangkis. Dengan dukungan sekolah, keluarga, klub, dan penyelenggara, minat yang tumbuh sejak dini dapat menjadi fondasi pembinaan atlet berprestasi pada masa mendatang.