Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi. (Foto: Tim Media dan Humas PBSI)
Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi. (Foto: Tim Media dan Humas PBSI)

Japan Open 2022

Japan Open: Gugur di Perempat Final, Ana/Tiwi Ingin Perkaya Pola Permainan

Kautsar Halim • 02 September 2022 18:55
Jakarta: Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi menelan pil pahit kekalahan ketika bentrok dengan wakil Korea Selatan (Korsel) Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong pada perempat final Japan Open 2022. Namun, mereka mengaku sudah berupaya maksimal di sepanjang laga.
 
Bertanding di Maruzen Intec Arena Osaka, Jepang, Jumat 2 September, Ana/Tiwi kalah dari Jeong/Kim dengan skor 21-19, 10-21, 16-21 dalam tempo 1 jam 20 menit. Mereka sejatinya sempat tampil meyakinkan dengan merebut gim pertama lebih dulu dan beberapa kali menyalip perolehan poin pada gim ketiga. 
 
"Pertandingan yang sangat menguras tenaga dan pikiran," ujar Tiwi seusai laga dalam rilis tim Media dan Humas PP PBSI.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita merasa sudah memberikan yang maksimal, sudah mengeluarkan semua kemampuan yang kita punya. Lawan punya kekuatan seimbang, jadi tadi kita main kuat-kuatan saja. Mereka juga tidak mudah dimatikan," tambahnya.
 
Meski kalah, Ana/Tiwi mengaku mengalami perkembangan positif karena bisa tampil lebih baik ketimbang saat mengarungi Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis BWF 2022 pekan lalu. Namun, bukan berarti mereka senang dengan hasil di Japan Open 2022.
 
"Di Kejuaraan Dunia, kita kurang puas dengan penampilan kita tapi di sini Alhamdulillah bisa bermain lebih baik lagi. Namun, kita tidak boleh puas sampai di sini dan harus berlatih lebih giat lagi demi meningkatkan kemampuan," kata Tiwi.
 
"Ke depan, kita harus perkaya pola permainan dan taktik. Bagaimana mencari celah lawan bila strategi kita tidak berjalan atau saat seperti tadi main kuat-kuatan harus pintar mencari kesempatan," tambahnya.
 
Ana/Tiwi berstatus sebagai ganda putri ranking 42 dunia yang sudah menang sembilan kali dalam 22 pertandingan (semua turnamen) di sepanjang tahun ini. Jeong/Kim memang lebih kuat dari mereka karena sedang bertengger di ranking 10 dunia dan sudah menang 23 kali dari 32 laga di sepanjang tahun ini.

 
(KAH)




LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif