Intanon berhasil menjuarai turnamen Singapura Turbuka setelah menaklukkan pebulu tangkis Tiongkok, Sun Yu pada babak final. Kemenangan itu membuatnya meraih tiga gelar di ajang berlevel Superseries secara beruntun. Imbasnya,rankingnya dunianya pun terangkat.
Akhir pekan ini, atau ketika Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) merilis daftar ranking terbaru, nama Intanon dipastikan berada di urutan teratas. Ia sukses menggeser Carolina Marin yang sebelumnya berada di ranking pertama sejak 26 November 2015.
Rekor tersebut sangat fantastis mengingat para atlet Thailand jarang berprestasi di level dunia. Adapun, prestasi terbaik atlet Thailand sempat tercipta pada 1960 silam atau ketika Pone Kingpetch menjadi juara dunia tinju kelas ringan.
Terlepas dari prestasi gemilang itu, Winuchai selaku sang ayah memang mendidik ketat Intanon untuk menggapai cita. Bahkan, pebulu tangkis yang karib disapa May tersebut tidak boleh diizinkan berpacaran terlebih dahulu sebelum menjadi yang terbaik di dunia.
"Saya inginnya Nong May fokus pada tiap turnamen. Saya tak ingin gara-gara punya pacar jadi mengganggu aktifitas latihan. Saya lebih suka jika dia mampu menjadi juara Singapura Terbuka dulu. Jika dia bisa melakukan itu, maka akan saya restui hubungan May dan Tawan," kata ayahnya pada 11 April lalu.
Intanon yang saat ini berusia 21 tahun memiliki kekasih yang juga pebulu tangkis Thailand, Pannawit "Tawan" Thongnuam.
Kini, dengan status pebulutangkis terbaik dunia berada dalam genggaman, Intanon sepertinya bakal leluasa memadu kasih dengan Tawan. (nationmultimedia.com)

Kebersamaan Intanon dengan kekasihnya. (Foto: Instagram)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News