Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. (Foto: Antara/Hafidz Mubarak)
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. (Foto: Antara/Hafidz Mubarak)

Belum Pernah Juara, Marcus/Kevin Disebut Kian Termotivasi

Olahraga bulu tangkis kejuaraan dunia bulutangkis
Alfa Mandalika • 14 Agustus 2019 16:47

Ganda putra Indonesia diharapkan bisa menyumbangkan gelar di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019.

Jakarta: Ganda putra Indonesia menjadi harapan meraih gelar di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019. Hal itu tak lepas dari hasil yang diraih Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo saat di Indonesia Open dan Japan Open.
 
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti mengatakan, ganda putra paling berpeluang meraih gelar. Apalagi, saat Indonesia Open dan Japan Open terjadi All Indonesian Final. Kala itu, ganda putra yang bertanding ialah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
 
“Targetnya satu gelar dulu, dari sektor mana saja. Peluang paling besar memang ada di ganda putra. Tapi kemarin di Jepang (Japan Open) ada ganda campuran, ada tunggal putra, semoga mereka nanti bisa kasih kejutan juga, prestasinya lebih stabil lagi. Karena kita sudah dekat dengan Olimpiade, segala kemungkinan bisa terjadi. Semua negara juga sama,” kata Susy dikutip Badmintonindonesia.org.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pernyataan Susy juga didukung Christian Hadinata. Pebulu tangkis Indonesia di sektor ganda putra dan ganda campuran era 80an itu menyebut, ganda putra Indonesia berpeluang juara.
 
Namun, dia menyayangkan hasil undian yang membuat tiga ganda putra Indonesia berada dalam satu pool. Marcus/Kevin, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan berpeluang saling berhadapan. Sedangkan Berry Angriawan/Hardianto bersaing di paruh undian bawah.

Baca: PBSI Incar Satu Gelar di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019

"Ya memang harapannya meraih gelar masih tetap di sektor ganda putra, hanya sayangnya, itu tiga ganda terbaik kita berada dalam satu pool. Jadi, bisa langsung bertemu jika semuanya berjalan normal. Kalau tidak salah bisa ketemu di delapan besar atau semifinal," ujar Christian kepada medcom.id, Rabu 14 Agustus 2019.
 
"Jadi, peluang terjadinya Indonesian Final sepertinya sulit. Karena sudah saling bertemu di grup yang sama. Itu sayang banget," sambungnya.
 
Christian menambahkan, Marcus/Kevin akan termotivasi lantaran belum sekali pun mencicipi gelar Kejuaraan Dunia.
 
"Sejauh ini ganda putra terbaik kita masih Marcus/Kevin, kemarin mereka juara di Indonesia dan Jepang, andalan kita masih mereka. Mereka juga belum pernah meraih gelar di Kejuaraan Dunia, pasti mereka akan semakin termotivasi," tutur Christian.
 
Video: Liverpool vs Chelsea di Piala Super Eropa
 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif