Meski hanya jadi unggulan ketujuh, Praveen/Melati tidak menemui kesulitan berarti ketika menghadapi Dechapol/Puavaranukroh. Mereka hanya membutuhkan waktu 31 menit untuk menang lewat straight game 21-15 dan 21-15.
Praveen/Melati tampil gemilang pada game pertama. Mereka langsung tancap gas dan sempat mencetak enam angka beruntun untuk menutup interval dengan skor 11-3.
Meski demikian, Dechapol/Sapsiree sempat mengejar perolehan poin Praveen/Melati dan mencetak delapan angka beruntun untuk mengubah skor menjadi 13-13. Tapi, Praveen/Melati mampu menghentikan momentum Dechapol/Sapsiree dengan mencetak enam poin beruntun sebelum menutup game pertama dengan kemenangan 21-15.
Game kedua berjalan lebih ketat lagi dan kedua pasangan saling kejar-mengejar poin. Namun, Praveen/Melati sukses menutup interval game kedua dengan keunggulan 11-8.
Setelah interval, Praveen/Melati mampu mempertahankan level permainan mereka dan tidak membiarkan Dechapol/Sapsiree memimpin. Praveen/Melati pun menutup game kedua dengan kemenangan 21-15.
Di semifinal, Praveen/Melati berpotensi menghadapi rekan senegara mereka, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja. Namun, Hafiz/Gloria harus melewati rintangan berat dengan menghadapi ganda campuran unggulan pertama dari Tiongkok, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong.
Video: Anthony Ginting Lolos ke Perempat Final Japan Open 2019
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News