Alwi mengaku menyesal karena kerap terpancing emosi lewat provokasi lawan. Hasilnya, ia tak bisa mengerahkan kemampuan terbaiknya karena terbawa emosi.
"Saya menyesal, namun balik lagi dalam badminton bisa menang dan juga bisa kalah. Saya kurang puas dengan permainan saya tadi, saya tertekan terus dan beberapa kali terpancing emosi. Mungkin itu trik bermain lawan, saya akan belajar untuk kembali lebih kuat," tutur Alwi.
Baca juga: BAC 2026: Faathir/Devin Bikin Kejutan dengan Tembus 8 Besar
Setelah kekalahan ini, Alwi bertekad memperkuat mentalnya agar tak mudah terpancing provokasi lawan. Ia ingin menambah porsi latihan agar bisa maksimal ketika berpartisipasi di Piala Thomas & Uber 2026."Keunggulan lawan menurut saya, dia bisa memainkan pertandingan yang unik dan juga pandai memancing emosi. Selanjutnya saya mau berlatih lagi untuk persiapan Thomas dan Uber Cup 2026," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News