Pebulu tangkis ganda putra terbaik Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo. (Foto: ROMMY PUJIANTO/MI)
Pebulu tangkis ganda putra terbaik Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo. (Foto: ROMMY PUJIANTO/MI)

PB Djarum Tersingkir di Semifinal, Kevin Sanjaya Sewot

Olahraga bulu tangkis
Kautsar Halim • 21 Desember 2018 19:23
Jakarta: Pebulu tangkis ganda putra terbaik Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo, kalah pada semifinal nomor beregu Kejurnas PBSI 2018, Jumat 21 Desember. Dia tampak sewot seusai laga karena tidak senang dengan keputusan wasit.

Di Kejurnas PBSI 2018, Kevin berpasangan dengan Berry Angriawan untuk membela klub Djarum Kudus. Keduanya kalah pada semifinal setelah berhadapan dengan Hardianto/Reinard Dhanriano yang berasal dari klub Mutiara 

Pertarungan kedua pasangan sempat berlangsung ketat selama 44 menit di Britama Arena Jakarta. Namun, Hardianto/Reinhard tampil lebih konsisten hingga akhirnya bisa menutup laga dengan skor 22-24 dan 23-25.
 

Klik: Kejar Regenerasi Atlet, PABBSI akan Bentuk Sentra Latihan Daerah


Berbicara seusai laga, Kevin mengaku tidak terlalu senang dengan hasil pertandingan kontra Hardianto/Reinhard. Sebab, hakim servis yang membantu memimpin laga dikatakan tidak becus menjalankan tugas.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Sepertinya saya perlu diajari servis ya biar tidak salah. Coba lihat rekaman ulangnya, servis saya setinggi apa," kata Kevin.  "Keputusan hakim servis itu sangat memengaruhi permainan saya. Saya tertinggal satu poin karena dinyatakan bersalah. Ini sebenarnya pertandingan kampung atau apa ya," tambahnya.

Kekalahan Kevin/Berry diikuti juga oleh Dinar Dyah Ayustine (tunggal putri) dan Debby Susanto/Rosyita Eka Putri Sari (ganda putri). PB Djarum hanya bisa mencuri kemenangan lewat Ihsan Maulana Mustofa. Dengan begitu, Mutiara Cardinal keluar sebagai pemenang dengan skor, 3-1. (ANT)




(KAU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi