Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (Foto: Tim Media dan Humas PBSI)
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (Foto: Tim Media dan Humas PBSI)

Japan Open: Fajar/Rian Kalah karena Stamina Terkuras

Kautsar Halim • 02 September 2022 21:07
Jakarta: Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto membeberkan penyebab kekalahannya dari Liang Wei Keng/Wang Chang pada perempat final Japan Open 2022. Menurutnya, tren negatif itu cenderung terjadi karana kalah stamina dengan lawan.
 
Bertanding di Maruzen Intec Arena Osaka, Jepang, Jumat 2 September, Fajar/Rian kalah dari wakil Tiongkok tersebut dengan skor 18-21, 21-19, 16-21 dalam tempo 58 menit. Mereka hanya mampu merebut gim kedua, tapi selalu gagal memimpin perolehan poin pada gim ketiga. 
 
"Ini bukan sebuah alasan, tapi kita merasakan seperti itu. Fisik kita terkuras dan kita kalah tenaga dari lawan. Mereka sangat siap. Kita mencoba memainkan tempo pelan pun mereka sudah siap," tutur Fajar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sebenarnya strategi yang kita terapkan pada gim pertama sudah bagus. Tetapi setelah unggul 3-4 poin, fokus kita hilang dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Di gim kedua, kita coba tampil lebih berani, sementara di gim ketiga kembali belum berhasil," tambah Rian.
 
Fajar/Rian berpendapat, kunci pertandingan tadi juga terdapat pada gim pertama karena mereka sempat memimpin perolehan poin cukup lama. Fajar/Rian lantas menyesalkan momen ketika lawannya mampu berbalik unggul selepas kedudukan 17-17.
 
"Sangat disayangkan memang di gim pertama. Harusnya tidak boleh seperti itu. Harusnya kita bisa menyelesaikan gim. Ini tidak boleh terulang lagi. Di sisi lain, lawan memang terus menekan. Walau tertinggal mereka tidak mudah menyerah dan kita memang kewalahan dengan permainan mereka," kata Fajar.
 
Dengan adanya tren negatif ini, Fajar/Rian artinya sudah kalah dua kali secara beruntun di Jepang karena mereka juga gugur di semifinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022 pada pekan lalu. Padahal mereka cukup diunggulkan karena berstatus sebagai ganda putra ranking enam dunia.

 
(KAH)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif