Hendra yang bertahun-tahun menjadi andalan tim Thomas Indonesia di sektor ganda, kini akan duduk di kursi pelatih untuk pertama kali. Hendra mengatakan tidak pernah ada terlintas di pikirannya bisa masuk ke dalam tim Thomas sebagai pelatih.
“Rasanya mungkin lebih susah kali ya, jadi pelatih kan harus nentuin nih. Kemarin sudah ngobrol dengan koh Anton, memetakan nanti siapa yang lawan ini, siapa yang turun,” ungkap Hendra.
Baca juga: Ubed Fokus Jaga Kekompakan Hadapi Piala Thomas 2026
“Kalau saat jadi pemain kan langsung saja siap main, ya main. Kalau ini kan harus lihat kondisi pemainnya juga, terus lawannya siapa, susahnya di situ," jelasnya."Nggak kepikiran sih sebenarnya tapi ini panggilan jadi saya harus siap. Ini juga buat pengalaman saya sebagai pelatih,” ucap pemilik satu Piala Thomas ini.
Hendra dengan pengalamannya siap untuk menularkan semangat dan daya juang kepada tim Thomas yang kali ini diisi kombinasi senior dan junior.
“Pasti daya juangnya harus lebih lagi karena main tim hasil kita akan berpengaruh juga untuk lainnya. Tapi yang terpenting bagaimana lebih ke fokusnya masing-masing mereka,” pesan Hendra.
Baca juga: Piala Thomas & Uber 2026: Tim Indonesia Latihan dengan Intensitas Tinggi di Denmark
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News