Tiwi/Fadia Akui Kurang Konsisten Jadi Penyebab Kekalahan
Usai pertandingan, Siti Fadia Silva Ramadhanti mengungkapkan bahwa inkonsistensi menjadi salah satu faktor utama yang membuat mereka gagal melangkah ke semifinal French Open 2026.Menurut Fadia, mereka sebenarnya memiliki kesempatan untuk mengejar ketertinggalan, menyamakan kedudukan, bahkan sempat berada dalam posisi unggul. Namun, kesempatan tersebut belum bisa dimanfaatkan secara maksimal akibat pola permainan yang tidak terjaga dengan baik.
"Kalau dari kami kendalanya sama-sama kurang konsisten. Saat sudah mengejar atau poinnya sama atau bahkan sempat unggul kami kurang konsisten di pola permainan kami. Jadi terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri," ucap Fadia. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kemampuan menjaga fokus dan meminimalkan kesalahan sendiri menjadi pekerjaan rumah bagi Tiwi/Fadia. Terlebih, menghadapi pasangan unggulan pertama seperti Fukushima/Matsumoto membutuhkan permainan yang disiplin dan konsisten sejak awal hingga akhir pertandingan.
Fokus Menurun Saat Reli Panjang
Selain persoalan konsistensi, Tiwi/Fadia juga menyoroti penurunan fokus ketika terlibat dalam reli panjang. Kondisi tersebut membuat mereka kesulitan mempertahankan kualitas permainan dan akhirnya kehilangan sejumlah poin penting.Amallia Cahaya Pratiwi mengakui bahwa fokus yang menurun saat beradu reli menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hasil pertandingan. Hal ini menjadi catatan penting bagi pasangan Indonesia untuk menghadapi turnamen berikutnya.
"Fokus kami sering kali turun ketika sedang beradu rally, itu membuat akhirnya banyak kehilangan poin. Hasil di French Open ini kami jadikan motivasi lebih buat di Hylo Open nanti. Semoga mendapatkan hasil yang lebih baik," ujar Tiwi.