Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti (dok. PBSI)
Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti (dok. PBSI)

French Open

French Open 2026: Kurang Konsisten, Tiwi/Fadia Kalah dari Unggulan Pertama

Gregorius Gelino • 24 Oktober 2026 04:21
Ringkasnya gini..
  • Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti kalah dari unggulan pertama Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto, dengan skor 17-21 dan 18-21 di French Open 2026.
  • Fadia mengakui banyak kesalahan sendiri, sementara Tiwi menyoroti penurunan fokus saat menjalani reli panjang yang membuat mereka kehilangan poin penting.
  • Tiwi/Fadia menjadikan kekalahan di French Open 2026 sebagai motivasi untuk memperbaiki konsistensi permainan dan meraih hasil lebih baik pada turnamen berikutnya.
Paris: Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus angkat kaki dari French Open 2026 usai dikalahkan unggulan pertama asal Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto, di babak perempat final. Tiwi/Fadia kalah dua game langsung dengan skor 17-21 dan 18-21.

Tiwi/Fadia Akui Kurang Konsisten Jadi Penyebab Kekalahan

Usai pertandingan, Siti Fadia Silva Ramadhanti mengungkapkan bahwa inkonsistensi menjadi salah satu faktor utama yang membuat mereka gagal melangkah ke semifinal French Open 2026.

Menurut Fadia, mereka sebenarnya memiliki kesempatan untuk mengejar ketertinggalan, menyamakan kedudukan, bahkan sempat berada dalam posisi unggul. Namun, kesempatan tersebut belum bisa dimanfaatkan secara maksimal akibat pola permainan yang tidak terjaga dengan baik.

"Kalau dari kami kendalanya sama-sama kurang konsisten. Saat sudah mengejar atau poinnya sama atau bahkan sempat unggul kami kurang konsisten di pola permainan kami. Jadi terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri," ucap Fadia. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kemampuan menjaga fokus dan meminimalkan kesalahan sendiri menjadi pekerjaan rumah bagi Tiwi/Fadia. Terlebih, menghadapi pasangan unggulan pertama seperti Fukushima/Matsumoto membutuhkan permainan yang disiplin dan konsisten sejak awal hingga akhir pertandingan.

Fokus Menurun Saat Reli Panjang

Selain persoalan konsistensi, Tiwi/Fadia juga menyoroti penurunan fokus ketika terlibat dalam reli panjang. Kondisi tersebut membuat mereka kesulitan mempertahankan kualitas permainan dan akhirnya kehilangan sejumlah poin penting.

Amallia Cahaya Pratiwi mengakui bahwa fokus yang menurun saat beradu reli menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hasil pertandingan. Hal ini menjadi catatan penting bagi pasangan Indonesia untuk menghadapi turnamen berikutnya.

"Fokus kami sering kali turun ketika sedang beradu rally, itu membuat akhirnya banyak kehilangan poin. Hasil di French Open ini kami jadikan motivasi lebih buat di Hylo Open nanti. Semoga mendapatkan hasil yang lebih baik," ujar Tiwi.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan