Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu (dok. PBSI)
Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu (dok. PBSI)

Pontianak International Challenge

Pontianak International Challenge 2026: Dejan/Apri Ungkap Kunci ke Final

Gregorius Gelino • 29 Agustus 2026 15:37
Ringkasnya gini..
  • Dejan/Apri mengakui sempat kesulitan pada game pertama akibat kalah angin.
  • Dejan/Apri mampu bangkit pada game kedua berkat instruksi detail dari sang pelatih.
  • Dejan/Apri terkesima dengan dukungan suporter dan level penyelenggaraan Pontianak International Challenge 2026.
Pontianak: Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu berhasil mengamankan satu tempat di partai final Pontianak International Challenge 2026 usai mengalahkan wakil Taiwan, Bo-Yuan Chen/Yan Fei Chen. Dejan/Apri dipaksa bekerja keras untuk menang rubber game 11-21, 21-10, dan 21-10.

Sempat Kesulitan di Game Pertama

Awal laga tidak berjalan mudah bagi Dejan/Apri. Mereka harus merelakan game pertama akibat perbedaan kondisi lapangan dan karakter shuttlecock yang terbilang berat.
 
"Hari ini kita bermain cukup baik, walaupun kita tahu sejak kemarin setiap match-nya bukan hal yang mudah. Saya rasa di game pertama kondisi lapangan ada perbedaan, kondisi bola tadi agak berat jadi butuh adaptasi dulu dan serangan mereka cukup kuat jadi kami mengalami sedikit kesulitan di awal tapi kami berusaha cari cara dan celah akhirnya game kedua dan ketiga kami bisa unggul," ujar Dejan.
 
Senada dengan Dejan, Apriyani mengakui bahwa perubahan strategi menjadi kunci bangkitnya performa mereka di lapangan.

"Kami merasa shuttlecocknya agak lambat, jadi di game pertama belum dapat feelingnya. Akhirnya game kedua kami coba ubah pola main sesuai instruksi pelatih dan komunikasi dengan baik akhirnya kami bisa unggul sampai game ketiga," kata Apri.

Instruksi Pelatih Jadi Kunci Kemenangan

Memasuki game kedua dan ketiga, Dejan/Apri tampil jauh lebih siap. Mengikuti arahan pelatih untuk meredam variasi serangan lawan, mereka menerapkan strategi no lob panjang yang terbukti ampuh membalikkan keadaan.
 
"Di game kedua kami sudah antisipasi dan lebih siap menghadapi serangan lawan, dan ini jadi modal di game ketiga membuat kami lebih yakin untuk menang. Lawan memiliki serangan kuat, jadi pelatih memberikan arahan untuk bermain no lob panjang dan akhirnya membuahkan hasil," beber Dejan.

Dukungan Suporter dan Persiapan Final

Menjelang laga pamungkas, fokus utama Dejan/Apri adalah menjaga kondisi fisik dan mental agar tampil optimal di partai final. Atmosfer riuh di GOR juga menjadi dorongan energi ekstra bagi ganda campuran Indonesia ini. Dejan pun mengapresiasi antusiasme tinggi dari para pecinta bulu tangkis lokal.
 
"Dari kemarin kami sering bertemu teman sendiri, hari ini ketemu beda negara, dengan pola berbeda membuat kami agak kaget. Saya rasa sekelas International Challenge ini penyelenggaraannya mewah dibandingkan dengan negara lain," papar dejan.
 
"Untuk selanjutnya pastinya kami akan recovery, makan dan istirahat dengan baik juga jaga pikiran. Untuk para atlet di Pontianak dan seluruh Indonesia tetap semangat, rajin berlatih semoga bisa terus berkembang lebih baik lagi," ungkap Apri.
 
"Penonton dan warga Pontianak memberikan dukungan luar biasa untuk atlet-atlet Indonesia, jadi itu menambah semangat buat kami, dan kami sangat berterima kasih," ucap Dejan.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan