Kemenangan ini memastikan Korsel membawa pulang trofi Piala Uber untuk ketiga kalinya sepanjang sejarah. Sementara itu, Cina harus puas menempati posisi runner-up untuk kelima kalinya sekaligus gagal mempertahankan gelar yang mereka raih pada edisi 2024 silam.
Dominasi Sektor Tunggal dan Kemenangan Penentu
Laga pembuka diawali dengan performa impresif An Se Young di nomor WS (Women's Singles) pertama. Ia menaklukkan Wang Zhi Yi melalui dua gim langsung dengan skor 21-10 dan 21-13 dalam durasi 47 menit.
Meski Cina sempat menyamakan kedudukan melalui ganda putri Liu Sheng Shu/Tan Ning, Korsel kembali memimpin lewat aksi Kim Ga Eun.
Kim Ga Eun yang turun di partai ketiga berhasil meredam perlawanan Chen Yu Fei dengan skor 21-19 dan 21-15. Kepastian gelar juara akhirnya ditentukan oleh pasangan WD (Women's Doubles), Baek Ha Na/Kim Hye Jeong.
Sempat kalah di set pertama, Baek/Kim bangkit dan menyudahi perlawanan Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian melalui drama tiga gim dengan skor akhir 16-21, 21-10, dan 21-13.
Sejarah Baru di Final Piala Thomas
Berbeda dengan hasil di sektor putri, tim putra Cina masih memiliki peluang untuk mempertahankan gelar juara pada ajang Piala Thomas 2026. Mereka dijadwalkan menghadapi Prancis di partai puncak yang akan digelar mulai pukul 23.00 WIB malam ini.
Cina melaju ke final setelah mengandaskan perlawanan tuan rumah Denmark dengan skor 3-0. Di sisi lain, Prancis mencetak sejarah dengan menembus babak final untuk pertama kalinya setelah menumbangkan India 3-0.
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News