Pelatih ganda campuran, Nova Widianto (dok. PBSI)
Pelatih ganda campuran, Nova Widianto (dok. PBSI)

Bulu Tangkis

Bongkar Pasang Ganda Campuran Demi Tiket Olimpiade

Gregorius Gelino • 16 September 2026 09:00
Ringkasnya gini..
  • Nova Widianto menyiapkan tiga kombinasi ganda campuran: Dejan/Felisha, Bagas/Apriyani, dan Nawaf/Indah.
  • Ketiga pasangan akan diuji di sejumlah turnamen dengan fokus pada chemistry, komunikasi, pola permainan, dan konsistensi.
  • Eksperimen ini merupakan bagian dari program jangka panjang menuju Olimpiade untuk menemukan pasangan paling tepat dan kompetitif.
Jakarta: Kepala Pelatih Ganda Campuran Utama PBSI, Nova Widianto, tengah menyiapkan sejumlah kombinasi pasangan untuk menemukan format terbaik di sektor ganda campuran. Tiga pasangan yang akan mendapat kesempatan untuk diuji adalah Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Bagas Maulana/Apriyani Rahayu, serta M. Nawaf Khoiriyansyah/Indah Cahya Sari Jamil.

Nova mengatakan proses tersebut dilakukan untuk melihat sejauh mana setiap pasangan mampu membangun chemistry dan menjalankan pola permainan secara konsisten di lapangan.

“Sekarang kami sedang mencari format terbaik untuk sektor ganda campuran. Karena itu, beberapa kombinasi pasangan seperti Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Bagas Maulana/Apriyani Rahayu dan M. Nawaf Khoiriyansyah/Indah Cahya Sari Jamil akan kami coba,” beber Nova.

Belum Tentukan Pasangan Ideal

Nova menegaskan bahwa belum ada pasangan yang langsung dianggap sebagai kombinasi paling ideal. Setiap pasangan akan diberikan kesempatan untuk tampil di sejumlah turnamen sebelum tim pelatih menentukan langkah berikutnya.

Pengujian tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan. Tim pelatih juga akan memperhatikan berbagai aspek penting yang menentukan kekuatan sebuah pasangan ganda campuran.

“Mereka akan bermain di beberapa turnamen untuk melihat bagaimana hasilnya, termasuk chemistry, komunikasi, pola permainan, dan konsistensi mereka di lapangan. Dari situ nanti akan kami evaluasi,” paparnya.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa proses pembentukan pasangan baru membutuhkan waktu. Chemistry, komunikasi, hingga kemampuan beradaptasi dalam pertandingan menjadi sejumlah faktor yang harus diuji secara langsung.

Tiga Kombinasi Diberi Kesempatan

Tiga kombinasi yang disiapkan Nova memiliki karakteristik berbeda. Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Bagas Maulana/Apriyani Rahayu, dan M. Nawaf Khoiriyansyah/Indah Cahya Sari Jamil akan menjadi bagian dari proses pencarian format terbaik di sektor ganda campuran.

Nova belum ingin terburu-buru memberikan penilaian mengenai pasangan mana yang paling menjanjikan. Dengan demikian, performa di beberapa turnamen mendatang akan menjadi salah satu bahan evaluasi penting bagi tim pelatih.

“Kami memang ingin melihat dulu prosesnya, jadi belum bisa langsung menilai pasangan mana yang paling ideal. Semua akan kami berikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka.”

Proses Panjang Menuju Olimpiade

Eksperimen pasangan ganda campuran ini juga tidak berdiri sendiri. Nova menyebut program tersebut sebagai bagian dari persiapan jangka panjang menuju Olimpiade. Artinya, pembentukan pasangan tidak hanya ditujukan untuk mendapatkan hasil dalam waktu dekat, tetapi juga mencari kombinasi yang memiliki potensi kompetitif untuk perjalanan jangka panjang.

“Ini juga menjadi bagian dari program jangka panjang menuju Road to Olympic. Mudah-mudahan dari proses ini kami bisa mendapatkan format pasangan yang paling tepat dan kompetitif untuk ke depannya,” pungkasnya

Proses evaluasi pun akan menjadi kunci. Setiap pasangan akan memiliki kesempatan untuk membuktikan kemampuan, membangun chemistry, dan menunjukkan konsistensi sebelum tim pelatih mengambil keputusan lebih lanjut.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan