Jonatan Christie. (Foto: Dokumentasi PBSI)
Jonatan Christie. (Foto: Dokumentasi PBSI)

Piala Thomas & Uber

Piala Thomas: Kemenangan Mudah atas Aljazair tetap Bermanfaat buat Indonesia

Olahraga Bulu Tangkis Piala Thomas & Uber
Kautsar Halim • 10 Oktober 2021 08:55
Aarhus: Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, dan Chico Aura Dwi Wardoyo menang meyakinkan saat membantu Indonesia menaklukkan Aljazair pada laga pembuka Grup A Piala Thomas, Minggu 10 Oktober dini hari WIB. Menurut mereka dan pelatih, laga tersebut tetap bermanfaat untuk pemanasan dan beradaptasi dengan lapangan.
 
Tanpa mengeluarkan banyak keringat, Jonatan yang tampil melawan Youcef Sabri Medel menang dalam waktu 22 menit dengan skor 21-8, 21-8. Angka yang didapat wakil Aljazair itu pun lebih banyak karena kesalahan Jojo sendiri.
 
"Bagi saya pertandingan ini juga untuk uji coba lapangan. Kemudian, untuk mencari tahu bagaimana kondisi lapangan, shuttlecock, dan juga arah angin. Shuttlecock di sini juga lebih enak untuk menyerang, dibanding yang dipakai di Finlandia silam," ujar Jonatan seusai laga dalam rilis Humas PBSI.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemenangan mudah juga diraih Shesar ketika menghadapi Mohamed Abderrahime Belarbi pada laga kedua. Saat itu, dia menang dengan skor 21-6, 21-11 dalam tempo 22 menit.
 
"Pertandingan ini saya gunakan untuk ajang pemanasan saja. Di gim pertama memang lebih enak dan bisa unggul jauh. Cuma tadi di gim kedua, saya malah kurang enak mainnya dan banyak memberikan poin buat lawan," sebut Vito sapaan akrab Shesar.
 
Setali tiga uang dengan Chico, finalis Spain Masters 2021 itu juga hanya butuh waktu 27 menit untuk Adel Hamek dengan skor 21-11, 21-6 pada laga ketiga. Setelah itu, tren positif kemenangan cepat dilanjutkan oleh ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin vs Mohamed Abderrahime Belarbi/Adel Hamek.
 
Menurut pelatih tungga putra Indonesia, Hendri Saputra, kualitas para pemain Aljazair memang masih dibawah para pebulu tangkis Indonesia, sekalipun Chico dan Leo/Daniel berstatus sebagai debutan di Piala Thomas. Meski begitu, laga kontra Aljazair tetap penting untuk memantapkan pola permainan dan beradaptasi dengan lapangan.
 
"Pertandingan ini juga agar feel pemain bisa didapat. Selebihnya, pemain bisa mencoba lapangan dan shuttlecock. Diharapkan, mereka bisa belajar untuk menerapkan strategi dan jenis shuttlecock yang dipakai di sini," tutup Hendri.
 
Selanjutnya, Indonesia baru diyakini menemui perlawanan berarti ketika menghadapi Thailand pada laga kedua, Senin 11 Oktober pukul 18.30 WIB. Setelah itu, mereka akan bentrok dengan Taiwan untuk melakoni laga terakhir fase grup, Rabu 13 Oktober pukul 13.30 WIB. (RO)

 
(KAH)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif