Kim/Seo Amankan Gim Pertama
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Fajar/Fikri sempat tertinggal 9-11 saat interval gim pertama sebelum mencoba mengejar ketertinggalan.
Namun, Kim Won Ho/Seo Seung Jae tampil semakin agresif setelah interval dengan meraih empat poin beruntun. Wakil Indonesia tertinggal 12-17 dan kesulitan mengejar perolehan angka. Kesalahan Fajar saat gagal mengembalikan shuttlecock pada poin-poin akhir membuat pasangan Korea mengamankan gim pertama dengan skor 21-16.
Fajar/Fikri Bangkit pada Gim Kedua
Memasuki gim kedua, Fajar/Fikri tampil lebih percaya diri dan mampu mengendalikan tempo permainan. Meski Kim/Seo terus memberikan perlawanan hingga kedudukan imbang 10-10, pasangan Indonesia perlahan mengambil alih jalannya pertandingan.
Fajar/Fikri sempat unggul 20-17 sebelum akhirnya menutup gim kedua dengan kemenangan 21-19. Hasil tersebut memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Pertahanan Solid Jadi Penentu
Pertarungan pada gim ketiga berlangsung semakin sengit. Kedua pasangan saling bergantian memimpin angka dan menyuguhkan reli-reli panjang yang memancing tepuk tangan penonton.
Kim Won Ho/Seo Seung Jae sempat unggul saat interval gim ketiga. Namun, Fajar/Fikri menunjukkan mental juara dengan perlahan mengejar ketertinggalan sebelum membalikkan keadaan berkat pertahanan yang solid dan penyelesaian akhir yang lebih efektif.
Momentum akhirnya berpihak kepada wakil Indonesia pada fase-fase akhir pertandingan. Fajar/Fikri sukses mengamankan gim ketiga dengan skor 21-19 untuk memastikan kemenangan sekaligus mempertahankan gelar juara usai sebelumnya menjadi juara di Japan Open 2026.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting bagi Fajar/Fikri karena mampu kembali mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae yang berstatus sebagai pasangan peringkat satu dunia. Gelar tersebut sekaligus menegaskan konsistensi ganda putra Indonesia di level elite bulu tangkis dunia.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda